Iklan
Normantis Update

Ramadhan

Cerpen Cak Nun: Seorang Gelandangan

0 Comments

Emha Ainun Nadjib: Kurang ajar betul gelandangan itu. Aku mengejarnya lebih cepat. Tetapi apakah aku sedang mengejarnya atau justru ia yang menarik kakiku untuk berjalan ke arah yang sama dengannya? [...]

Cerpen Cak Nun: Lingkaran Dinding

0 Comments

Emha Ainun Nadjib: Sejak semula Tuhan memang bermaksud melepaskan anak demi anak panah ke seluruh bagian tubuh dan jiwa kita. Kenapa kita mesti memohon agar anak panah itu disimpan saja di pinggang Tuhan. Itu tindakan betina. [...]

Satu Truk Pasir – Cerpen Cak Nun

0 Comments

Cak Nun: ”Ganti dengan gundulmu apa!” Nyonya Gondo meledak. ”Kauhanya sibuk bikin rencana dan sibuk berlagak pada tetangga. Aku tahu betul kaupulang bawa pasir hanya untuk memberi kesan kepada tetangga seolah-olah kita ini makmur dan akan kaya." [...]

Prasmanan – Sujiwo Tejo

0 Comments

Sujiwo Tejo: Believe it or not, di negeri #Jancukers nyaris tak pernah ada bentrok antarsuporter bola karena di stadion, sebelum berlangsungnya laga, puluhan ribu penonton bola sudah dihidangi prasmanan bermutu... [...]

Mbok Jamu – Sujiwo Tejo

0 Comments

Sujiwo Tejo: Buat yang malam ini punya ide untuk bunuh diri, pesanku: tunda dulu. Siapa tahu esok masih ada mbok jamu yang tersenyum. [...]

Pipis – Sujiwo Tejo

0 Comments

Sujiwo Tejo: Di negeri #Jancukers toilet tidak semahal yang di Gedung DPR kita. Meski murah, di ruang itu etika sangat terjaga. [...]

Kemayu – Sujiwo Tejo

0 Comments

Sujiwo Tejo: Salah satu ciri perempuan kemayu gerak badannya itu lho...gerak badannya... Seluruh gerakan itu sekecil apa pun berlintasan kurva nonlinear. [...]

Janin – Sujiwo Tejo

0 Comments

Sujiwo Tejo: Di negeri #Jancukers mobil kepresidenan mengalah terhadap mobil yang mengangkut perempuan mau melahirkan. Siapa pun perempuan itu, pakai tas Hermes maupun tas kresek. [...]

Pesta – Cerpen Cak Nun

0 Comments

Cak Nun: Di depan senyum cerah Venny dan gaun putih bahagianya. Biarlah aku ditampar-tampar masa silamku. [...]