Normantis Update

Puisi Persahabatan

Pulanglah, Nang – Puisi Wiji Thukul

0 Comments

Wiji Thukul: Pulanglah, Nang. Jangan dolanan sama Si Kuncung. Si Kuncung memang nakal, nanti bajumu kotor lagi disirami air selokan. Pulanglah, Nang. Nanti kamu menangis lagi. [...]

Sahabat Lama – Puisi Norman Adi Satria

0 Comments

Norman Adi Satria: Pikun kronis melanda otak mereka, menghapus semua memori yang ada, kecuali potongan-potongan ingatan tentang kepada siapa terima kasih harus diucapkan. [...]

Sahabat Karib – Puisi Norman Adi Satria

4 Comments

Norman Adi Satria: Ya, kau amat sangat berhak marah dan memusuhiku. Aku pun telah berikrar untuk memusuhi diriku sendiri atas segala keburukan yang kulakukan. Mari kita bersama-sama memusuhi aku. [...]