Normantis Update

Puisi Kematian

Mudik – Puisi Joko Pinurbo

1 Comment

Joko Pinurbo: "Hai, bajingan kita pulang!" seru boneka singa yang tetap perkasa dan menggigil saja ia saat kubelai-belai rambutnya. [...]

Tikus – Puisi Wiji Thukul

1 Comment

Wiji Thukul: Siapa mau disamakan dengan tikus, didudukkan di kursi terdakwa, dituding tuan jaksa ingin menggulingkan negara hanya karena berorganisasi dan punya lain pendapat? [...]

Penagih Utang – Puisi Joko Pinurbo

0 Comments

Joko Pinurbo: Jadwal bayar utang, maksudnya? Sabarlah, saya sedang banyak keperluan. Toilet baru akan saya lapisi emas, istri belum sempat saya tambah lagi. [...]

Keranda – Puisi Joko Pinurbo

0 Comments

Joko Pinurbo: Semoga anakku yang pemberani, yang jauh merantau ke negeri-negeri igauan, menemukan jalan untuk pulang; pun jika aku sudah lapuk dan karatan [...]

Pacarkecilku – Puisi Joko Pinurbo

0 Comments

Joko Pinurbo: Pacarkecilku tak akan mengerti: pelangi dalam botol cintanya bakal berganti menjadi kuntum-kuntum mawar-melati yang akan ia taburkan di atas jasadku, nanti. [...]