Normantis Update

Puisi Islami

Cerpen Cak Nun: Seorang Gelandangan

0 Comments

Emha Ainun Nadjib: Kurang ajar betul gelandangan itu. Aku mengejarnya lebih cepat. Tetapi apakah aku sedang mengejarnya atau justru ia yang menarik kakiku untuk berjalan ke arah yang sama dengannya? [...]

Cerpen Cak Nun: Lingkaran Dinding

0 Comments

Emha Ainun Nadjib: Sejak semula Tuhan memang bermaksud melepaskan anak demi anak panah ke seluruh bagian tubuh dan jiwa kita. Kenapa kita mesti memohon agar anak panah itu disimpan saja di pinggang Tuhan. Itu tindakan betina. [...]

Puisi Idul Fitri

3 Comments

Norman Adi Satria: Takbir tidak terlahir dari bibir, dia anak-anak jiwa yang tak berhenti berzikir. [...]

Sajak Sebiji Kurma Dibagi Dua

2 Comments

Norman Adi Satria: Ketika ayam jantan berkokok mereka terbangun, hanya untuk memastikan bahwa mereka masih di dunia atau sudah di surga. [...]

Puisi Mercon Lebaran

5 Comments

Norman Adi Satria: Kita bersalaman, minta maaf dalam bisik, tak perlu mercon berisik. [...]

Puisi Religi: Tomat Dan Tobat

6 Comments

Norman Adi Satria: Jangan-jangan ada kutu air kesombongan, siapa tahu ada koreng kemunafikan, atau malah ada sifilis kepikunan. [...]

Puisi Dimensi Nabi (Merindu Surga)

56 Comments

(Norman Adi Satria) : Itulah alam yang pertama jadi misteri bagi Kain dan Habel dimana cinta pertama ditularkan Sang Maha Segala kepada Adam dan Hawa [...]