Normantis Update

Puisi Filosofi dan Filsafat

Puisi dan Saya – Puisi Norman Adi Satria

0 Comments

Norman Adi Satria: Kami lebih suka tersesat kemudian mati dalam petualangan mencari kebenaran, daripada dilahirkan dalam kebenaran namun mati tanpa satu pun pengalaman petualangan. [...]

Esai Cak Nun: Apa Ada Angin di Jakarta?

0 Comments

Emha Ainun Nadjib: Apakah desa adalah udara permai daun-daun yang hijau, dan kota adalah tiang-tiang listrik yang kering, kebisingan suara serta kehidupan yang pengap? [...]

Celana, 2 – Puisi Joko Pinurbo

1 Comment

Joko Pinurbo: Konon, setelah berlayar mengelilingi bumi, Colombus pun akhirnya menemukan sebuah benua baru di dalam celana dan Stephen Hawking khusyuk bertapa di sana. [...]

Jempol – Sujiwo Tejo

0 Comments

Sujiwo Tejo: Lho, dianggapnya me-retweet itu tidak bekerja, to. Setidaknya jempol kita kan aktif? Daripada empol itu pensiun oleh karena sudah lama tak ada yang patut dijempoli. [...]

Sang Penari (The Dancer) – Kahlil Gibran

0 Comments

Kahlil Gibran: jiwa para filosof bersemayam dalam kepalanya, jiwa penyair ada dalam hatinya, jiwa penyanyi melingkari tenggorokannya, namun jiwa penari mengelilingi sekujur tubuhnya. [...]