Iklan
Normantis Update

Puisi Fantasi Khayalan Imajinatif

Tahilalat (Ibu) – Puisi Joko Pinurbo

0 Comments

Joko Pinurbo: Pada usia lima tahun ia menemukan tahilalat di alis ibunya, terlindung bulu-bulu hitam lembut, seperti cinta yang betah berjaga di tempat yang tak diketahui mata. [...]

Penyair Kecil – Puisi Joko Pinurbo

0 Comments

Joko Pinurbo: Penyair kecil itu sangat sibuk merangkai kata-kata dan dengan berbagai cara menyusunnya menjadi sebuah rumah yang akan dipersembahkan kepada ibunya. [...]

Pacarkecilku – Puisi Joko Pinurbo

0 Comments

Joko Pinurbo: Pacarkecilku tak akan mengerti: pelangi dalam botol cintanya bakal berganti menjadi kuntum-kuntum mawar-melati yang akan ia taburkan di atas jasadku, nanti. [...]

Di Suatu Mall – Puisi Norman Adi Satria

0 Comments

Norman Adi Satria: Di detik ke dua puluh dia berhenti melangkah dan menengok ke belakang, mengibaskan rambut hitam panjangnya yang mengeluarkan aroma creambath. Wajahnya putih merona, tersenyum entah kepada siapa. [...]

Sajak Cita-Cita – Joko Pinurbo

0 Comments

Joko Pinurbo: Setelah punya rumah, apa cita-citamu? Kecil saja: ingin sampai rumah saat senja supaya saya dan senja sempat minum teh bersama di depan jendela. [...]

Mas – Puisi Joko Pinurbo

0 Comments

Joko Pinurbo: Diam-diam mas memeluknya dari belakang dan berbisik di telinganya: “Kalau begitu, aku duduk di pangkuanmu saja. [...]

Puisi Tahun Baru: Ulang Tahun Bumi

6 Comments

Norman Adi Satria : Hari ini bumi ulang tahun. Entah sudah berapa usia yang sesungguhnya, dengan kecentilan dia menjawab: 2016. Persis seperti nenek-nenek 89 tahun yang mengaku-ngaku masih sweet seventeen. [...]