Normantis Update

Orde Baru

Tanah – Puisi Wiji Thukul

0 Comments

Wiji Thukul: Hari ini aku mimpi buruk lagi: seekor burung kecil menanti induknya di dalam sarangnya yang gemeretak dimakan sapi. [...]

Tikus – Puisi Wiji Thukul

1 Comment

Wiji Thukul: Siapa mau disamakan dengan tikus, didudukkan di kursi terdakwa, dituding tuan jaksa ingin menggulingkan negara hanya karena berorganisasi dan punya lain pendapat? [...]

Sajak Bagong – Wiji Thukul

0 Comments

Wiji Thukul: Bagong namanya. Tantanglah berkelahi, kepalamu pasti dikepruk batu. Bawalah whisky, bahumu pasti ditepuk-tepuk gembira. [...]

Acong dan Joko pada Mei 1998 – Puisi Norman Adi Satria

0 Comments

Norman Adi Satria: Saya melihat salah satu Joko teman saya menjadi pimpinan penjarahan rumah orang Tionghoa di komplek perumahan saya. Dia berorasi dalam bahasa Indonesia yang dia pelajari dari saya ketika dulu bermain kelereng bersama. [...]