Normantis Update

Orang Kaya dan Orang Miskin

Pulanglah, Nang – Puisi Wiji Thukul

0 Comments

Wiji Thukul: Pulanglah, Nang. Jangan dolanan sama Si Kuncung. Si Kuncung memang nakal, nanti bajumu kotor lagi disirami air selokan. Pulanglah, Nang. Nanti kamu menangis lagi. [...]

Penagih Utang – Puisi Joko Pinurbo

0 Comments

Joko Pinurbo: Jadwal bayar utang, maksudnya? Sabarlah, saya sedang banyak keperluan. Toilet baru akan saya lapisi emas, istri belum sempat saya tambah lagi. [...]

Puisi Tentang Ayah: Di Suatu Dahulu

4 Comments

Norman Adi Satria: "Nak, untuk mandi seperti ini kita tak perlu jadi orang kaya, jadilah orang yang mampu melakukan apapun dalam keterbatasan yang ada." [...]