Normantis Update

Nyebelin

Ciuman Maut – Puisi Norman Adi Satria

0 Comments

Norman Adi Satria: Lelaki itu teramat takut dicium kekasihnya, seorang perempuan yang terlalu baik, yang setiap kali marah justru mencium. "Please, jangan cium aku, sayang..." [...]

Pulanglah, Nang – Puisi Wiji Thukul

0 Comments

Wiji Thukul: Pulanglah, Nang. Jangan dolanan sama Si Kuncung. Si Kuncung memang nakal, nanti bajumu kotor lagi disirami air selokan. Pulanglah, Nang. Nanti kamu menangis lagi. [...]

Celana, 1 – Puisi Joko Pinurbo

0 Comments

Joko Pinurbo: Ia ngacir tanpa celana dan berkelana mencari kubur ibunya hanya untuk menanyakan, "Ibu, kausimpan di mana celana lucu yang kupakai waktu bayi dulu?" [...]

Kisah Senja – Puisi Joko Pinurbo

0 Comments

Joko Pinurbo: Aku mau piknik sebentar ke kuburan. Tolong jaga rumah ini baik-baik. Kemarin ada pencuri masuk mengambil buku harian dan surat-suratmu. [...]

Tahu – Sujiwo Tejo

0 Comments

Sujiwo Tejo: Ini bukan tahu makanan. Ini tahu yang dibaca "tau”. Mudah-mudahan dari sini jelas sudah bahwa kita tidak sedang membahas tahu kediri, tahu Sumedang, tahu tektek, maupun tahu campur. [...]

Terlalu – Sujiwo Tejo

0 Comments

Sujiwo Tejo: Tahukah engkau benda yang sejatinya paling membosankan bagi perempuan? Yaitu laki- laki yang terlaaaaaaaaalu setia .. [...]

Pelangi – Sujiwo Tejo

0 Comments

Sujiwo Tejo: Mereka boleh tidak hafal siapa saja terdakwa koruptor yang telah dibebaskan oleh pengadilan, tapi kalau "Pelangi-Pelangi" ...Wah mereka sepresiden-presidennya dijamin hafal. [...]

Mbok Jamu – Sujiwo Tejo

0 Comments

Sujiwo Tejo: Buat yang malam ini punya ide untuk bunuh diri, pesanku: tunda dulu. Siapa tahu esok masih ada mbok jamu yang tersenyum. [...]

Pabrik – Sujiwo Tejo

0 Comments

Sujiwo Tejo: Di negeri #Jancukers buruh tidak sempat demo. Mereka sibuk pacaran di pabrik-pabrik. [...]