Normantis Update

Dialog

Cerpen Cak Nun: Seorang Gelandangan

0 Comments

Emha Ainun Nadjib: Kurang ajar betul gelandangan itu. Aku mengejarnya lebih cepat. Tetapi apakah aku sedang mengejarnya atau justru ia yang menarik kakiku untuk berjalan ke arah yang sama dengannya? [...]

Cerpen Cak Nun: Kebijaksanaan Cendol

0 Comments

Emha Ainun Nadjib (Cak Nun): Dagang adalah dagang. Kehidupan adalah keuntungan. Kemajuan ialah merebut peruntungan. Gobloklah siapa pun yang menolak keuntungan, seperti Pak Cendol itu. [...]

Maling – Cerpen Putu Wijaya

1 Comment

Putu Wijaya: Heran aku, Ibu ini kok keterlaluan! Pencuri sudah maling jambangan bunga, malah dirawat, dikasih makan dan pakaian, aku disuruh minta maaf lagi. Nanti apa kata tetangga kita?!!! [...]

Tirani (Tyranny) – Kahlil Gibran

0 Comments

Kahlil Gibran: Bernyanyilah seekor naga betina yang menjaga tujuh gua di lautan: Dalam bulan sabit aku akan melahirkan Santo George yang memenggalku. [...]

Gengsi – Puisi Norman Adi Satria

0 Comments

Norman Adi Satria: Hati siapakah itu, terlilit usus ditusuk bambu, terhidang di sebelah sayur asem, teri kacang, sambel goreng terasi, krupuk kulit dan teh tawar panas? [...]

Bukan C-Am-D – Puisi Norman Adi Satria

0 Comments

Norman Adi Satria:Sudah kubilang, ada lagu yang kalau bisa jangan sampai terdengar di telingaku. Bila sampai terdengar, aku ingin lagu kita itu mengalun seindah yang kita nyanyikan dulu. [...]

Oh, Ngono – Norman Adi Satria

0 Comments

Norman Adi Satria: Isi perintah-Nya: kita harus menjauhi larangan-Nya. Isi larangan-Nya: kita tidak boleh tidak menaati perintah-Nya. [...]