Iklan
Normantis Update

Siapa Sih Norman Adi Satria?


“Siapa sih Norman Adi Satria?”

Pertanyaan itu seketika mengejutkan saya kala meluncur dari bibir seorang wartawan. Apakah saya sedang diwawancarai? Apakah saya sedang jadi narasumber? Tidak! Wartawan itu adalah kawan saya sendiri. Kami satu profesi.

Ini obrolan biasa dalam arti pertemanan, namun tidak biasa karena kok ya bisa-bisanya teman saya punya pertanyaan sesulit itu? Padahal biasanya, sebagian wartawan sudah cukup puas dengan pertanyaan: siapa nama Anda? Setelah dijawab: Norman Adi Satria, selesai perkara. Bila perlu tambahan pun, sebatas biodata saja.

Pertanyaan “Siapa sih Norman Adi Satria?” itu, meski terdengar berbahasa percakapan sehari-hari, tapi mengandung tuntutan makna yang begitu mendalam. Pertanyaan itu tidak cukup dijawab dengan biodata berupa informasi tempat/ tanggal lahir, nama orangtua, alamat, status pernikahan, agama, latar belakang pendidikan, pekerjaan dan hobi. Pertanyaan itu menuntut saya untuk menjabarkan Profile, informasi diri yang jauh lebih mendalam daripada data kependudukan.

Jujur saya gelagapan. Saya gagal merangkai ingatan-ingatan tentang diri saya sendiri untuk menjelaskan siapa di balik nama Norman Adi Satria itu. Apakah itu nama saya? Apakah saya adalah nama itu? Rentetan tanda tanya berkecambuk dalam benak. Sedangkan kawan saya yang bernama Onan Irawan (biasa disingkat Onan I.) masih saja menunggu, bahkan nyaris menghabiskan dua batang samsu.

Berbagai opsi jawaban pun akhirnya datang di atas ubun-ubun. Tunggu, tunggu… Tapi kok jawabannya nyeleneh semua, agak kurang nyambung dengan pertanyaan Si Onan I, meski sebagian besar merupakan tutur kata para selebriti? Beberapa diantaranya:

1. Jawaban ala Anang Hermansyah : “Aku sih yes. Nggak tahu kalau Mas Dhani.”

2. Jawaban ala Cherrybelle : “Istimewa… Chibi..Chibi..Chibi..Hu..hu..hu..”

3. Jawaban ala Musdalifah mantan istri Nassar : “Saya sih sebenarnya nggak mau ngomong ya.. Tapi saya takut banyak fans yang kecewa.”

4. Jawaban ala Umi Pipik : “Saya serahkan semuanya kepada Allah.”

5. Jawaban ala Dorce Gamalama : “Kesempurnaan hanya milik Allah, kesalahan milik Dorce.”

6. Jawaban ala Limbad : “Hemm.. Hehh.. Hemm..”

7. Jawaban ala Tasya Kamila : “Aku adalah anak gembala. Selalu riang serta gembira.”

8. Jawaban ala Bams Samson : “Aku adalah lelaki yang tak kenal lelah memikat wanita.”

9. Jawaban ala Syahrini : “Hulala.. Cetar membahana badai.. Begitu..”

10. Jawaban ala Cita Citata : “Aku mah apa atuh, cuma selingkuhan kamu..”

11. Satu jawaban lagi malah dari pedagang asongan : “Akua..kuaa..kua..mijon..”

Bisa jadi, kini Anda sedang merasakan perasaan yang nyaris serupa dengan kawan saya, Si Onan I itu: sialan, rugi gue baca ini! Hehehe..

Tapi kalau mau tahu banget siapa sih Norman Adi Satria, silakan temukan sendiri di setiap puisinya yang kini berjumlah sekitar 600-an. Dengan klik foto di bawah ini:

Terima kasih telah setia, sekedar mampir, atau stalking Puisi Normantis ya… Salam normantis.com

Iklan
%d blogger menyukai ini: