Iklan
Normantis Update

Memahami Suara – Puisi Norman Adi Satria

MEMAHAMI SUARA
Karya: Norman Adi Satria

Bertahun-tahun kita minta dengan garang
agar tiada lagi suara yang dibungkam.
Namun bertahun-tahun itu pula
kita tak kunjung memahami apa itu suara
dan apa makna suara kita di telinga lain orang.

Belajarlah pada sang perekam suara
maka kita akan memahami bahwa
noise memang harus dibungkam!
nada-nada sumbang harus direkam ulang!
dan kata-kata tak berguna harus dibuang!

Dan renungkanlah kembali
sebagai apakah suara kita:
leading atau backing vocalkah?
Jika kau backing vocal
gilakah kau minta suaramu didengar paling keras?

Renungkanlah!
Instrumenkah suaramu itu?
Perkusikah? Atau sekedar metronome?
Apakah suaramu ambience sound yang natural
atau foley yang memang sengaja dicipta sebagai tiruan bebunyian?

Bertahun-tahun kita minta dengan garang
agar tiada lagi suara yang dibungkam.
Namun bertahun-tahun itu pula
kita tak kunjung sadar bahwa suara kita terlalu keras
teriak-teriak di depan mikrofon murahan
hingga pecah dan tak bisa lagi didengar
sebab bersaing pula dengan omelan orang:
woi, berisik, woi!
bacot lu!

Kemudian kita sibuk mengatai orang lain tuli
tanpa pernah sekalipun belajar bahasa isyarat
atau menulis dengan bahasa yang ia pahami.

Jadi, untuk apa suaramu?
Mari bisik-bisik di telingaku.
Hus, jangan terlalu dekat!
Geli tahu!

Jakarta, 16 Maret 2019
Norman Adi Satria

Iklan

BERANI NONTON VIDEO NORMANTIS? KLIK AJA!

KARYA TERBARU

Masukkan alamat Emailmu.

Bergabunglah dengan 5.021 pengikut lainnya

Komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: