Iklan
Normantis Update

Andai Kampret dan Kecebong Bersatu – Norman Adi Satria

ANDAI KAMPRET DAN KECEBONG BERSATU
Oleh: Norman Adi Satria

Jujur, saya tidak suka dengan julukan “Kampret” untuk menyebut para pendukung Prabowo Subianto dan “Kecebong/ Cebong” untuk para pendukung Joko Widodo. Karena julukan itu pasti diucapkan dengan kebencian, pelecehan, sindiran, sarkasme, dll. Tak pernah kan dengar pendukung Prabowo berkata dengan bangga: “Woi, gue kampret lho…”, juga sebaliknya pendukung Jokowi: “Aku bangga jadi Kecebong, bulet-bulet imut, bentar lagi jadi kodok.”?

Selain itu, kedua analogi binatang di atas entah disadari atau tidak membawa dampak buruk pada pola pikir kita. Membuat kita meyakini Kampret yang adalah binatang penerbang, nokturnal, dan tidur dengan kepala di bawah, tidak akan bersatu dengan Kecebong si anak katak yang hidupnya di air. Mereka beda alam, beda spesies, beda…. Ah, banyak sekali bedanya. Sedangkan kita sejatinya satu bangsa, satu tanahair, satu spesies, dan satu cita-cita menyejahterakan Indonesia.

Baru-baru ini, saya menciptakan sebuah lagu untuk kedua kubu: Lagu Damai Pilpres 2019. Lagu ini lahir dari gejolak batin saya saat mengamati perseteruan “Kampret” dan “Kecebong” – ah, sebenarnya saya tidak mau menyebut lagi kata-kata itu.

Anda dapat menyaksikannya di Channel Youtube Norman Adi Satria atau bisa klik video di bawah ini:

Lagu “Ingin Kucinta Prabowo Tanpa Membenci Jokowi” merupakan pergulatan batin saya. Suatu hari saya iseng membayangkan, bagaimana caranya ya saya bisa mencintai Prabowo? Setelah saya cari tahu dari yang sudah duluan cinta, ternyata jawabannya: bencilah Jokowi. Dan juga sebaliknya: bagaimana caranya mencintai Jokowi, jawabannya: bencilah Prabowo. Sejak saat itu saya memutuskan untuk hanya mencintai Indonesia saja. Karena dengan mencintai Indonesia, kita tidak perlu membenci siapa-siapa.

Nah, itulah pesan yang ingin saya sampaikan kepada seluruh pendukung Prabowo dan Jokowi, bahwa pilihlah mereka atas dasar cinta terhadap Indonesia, bukan karena benci terhadap salah satu pihak.

Lantas, apakah “Kampret” dan “Kecebong” bisa bersatu? Bisa! Dengan menghapus identitas kekampretannya dan kecebongannya, menjadi sesama anak bangsa yang ingin Indonesia berjaya.

Semoga lagu itu bisa dinikmati, menjadi perenungan kita bersama, dan bisa mempersatukan kita. Silakan bagikan video itu sebagai pesan damai menuju Pilpres 2019.

Hormat saya,

Norman Adi Satria
Penulis, Penyair, Wartawan

Saya sertakan juga dalam postingan ini Wallpaper untuk layar monitor Anda. Silakan download sesuka Anda: 

Kampret Cebong Wallpaper

Iklan

BERANI NONTON VIDEO NORMANTIS? KLIK AJA!

KARYA TERBARU

Masukkan alamat Emailmu.

Bergabunglah dengan 4.788 pengikut lainnya

1 Comment on Andai Kampret dan Kecebong Bersatu – Norman Adi Satria

  1. Reblogged this on Best Romantic Poetry and commented:

    Bacaan wajib untuk para pendukung Jokowi dan Prabowo, Cebong dan Kampret.

    Suka

Komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: