Iklan
Normantis Update

Temantan – Puisi Norman Adi Satria

TEMANTAN
Karya: Norman Adi Satria

Dia bilang aku pendengar yang baik
setidaknya setelah kami hanya menjadi teman.
Sebelumnya, kami sama-sama bicara
tiada yang mau mengalah untuk mendengar.
Itulah yang membuat kami tak bisa bertahan
sebagai lebih dari sekedar teman.

Pertemanan kami termasuk baru.
Kami berpacaran tanpa pernah
menjadi teman terlebih dahulu:
cinta pada pandangan pertama,
saling melukai pada pandangan seterusnya.

Dia pernah bilang:
kamu lebih asyik sebagai teman, Mas.
Mungkin maksudnya:
kamu tidak lagi mengekang.

Kebodohanku:
pernah menganggapnya sebagai hak milik
padahal dia cuma titipan dari jodoh masa depan.

“Jadi, siapa jodohmu?” tanyaku.
“Dulu kukira itu kamu.” jawabnya.
Aku tertawa.
Tawa yang segera terhenti
ketika melihat dia berairmata.

“Kenapa kamu tidak mencegahku
berpacaran dengan kekasihku yang sekarang?”
ucapnya terisak.
“Supaya kamu punya pundak untuk berairmata
ketika dia melukaimu pada akhirnya.”
jawabku.

Dan benar, pundakku akhirnya basah oleh airmatanya.
“Semua lelaki sama saja!” umpatnya.

Dalam gugupku, dengan polos aku bertanya:
“Dulu ketika aku melukaimu,
kamu menangis di pundak siapa?”

Sialan,
jadi pacarmu yang sekarang
yang dulu curi-curi kesempatan!

Bekasi, 8 Mei 2018
Norman Adi Satria

Iklan

BERANI NONTON VIDEO NORMANTIS? KLIK AJA!

KARYA TERBARU

Masukkan alamat Emailmu.

Bergabunglah dengan 4.757 pengikut lainnya

1 Comment on Temantan – Puisi Norman Adi Satria

  1. “Supaya kamu punya pundak untuk berairmata
    ketika dia melukaimu pada akhirnya.”

    Itu gimana ya….. Makjeb banget bang

    Disukai oleh 1 orang

Komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: