Normantis Update

15 Fakta Mencengangkan Tentang Norman Adi Satria

norm

Norman Adi Satria saat remaja

FAKTA 11: PERNAH BERURUSAN DENGAN HAL GAIB

Saat SMA Norman pernah dikirimi santet. Menjelang subuh, tiba-tiba terdengar dentuman keras di atap rumah yang terbuat dari seng dan seketika seisi kamar berubah warna jadi kuning kehijau-hijauan. Norman terbangun, namun sama sekali tidak bisa menggerakkan badan. Tubuhnya seolah-olah tertindih dan tak berdaya. Ia hanya bisa melirik meja belajarnya yang bersebelah dengan tempat tidur. Di atas meja ia melihat Alkitab yang tak pernah ia baca. Tangannya berusaha keras meraih Alkitab penuh debu itu sambil berteriak, “Tuhan, aku bertobat!!!!” Seketika itu juga santet itu terpental, kamar kembali cerah. Sejak peristiwa itu, Norman membaca kembali Alkitabnya.

Pengalaman ini pernah Norman tuangkan dalam: Sajak Santet

 

Kenangan Duta Wisata

Kenangan Duta Wisata Cilacap 2006 hanya berupa nama di halaman koran

FAKTA 12: JUARA 2 KANGMAS DUTA WISATA CILACAP 2006

Mengikuti ajang Kangmas dan Mbakyu Duta Wisata Cilacap 2006, Norman Adi Satria tidak terpikir untuk menang. Oleh sebab itu ia menolak tawaran seorang tukang potret untuk mengabadikan penampilannya. Tak disangka-sangka, dari ribuan kontestan, ia lolos sebagai juara 2. Ucapan dan gaya bicara yang sama sekali tidak seperti peserta ajang Duta Wisata pada umumnya justru mengundang perhatian dewan juri. Di malam final, Norman membahas tentang keprihatinannya terhadap Benteng Pendem (benteng yang dibangun pada zaman penjajahan Belanda, salah satu obyek wisata utama Cilacap). Norman berkata di hadapan dewan juri dengan mengenakan busana Jawa: “Seminggu lalu saya berjumpa dengan para pemerhati lingkungan dari Yogyakarta dan mendapatkan informasi bahwa pemerintah Belanda tiap tahun mengucurkan dana yang tidak sedikit untuk perawatan Benteng Pendem. Sayang sekali, dana itu justru dipakai untuk membuat wahana permainan seperti jungkat-jungkit dan perosotan tepat di halaman tempat bersejarah itu. Wisatawan dari segala kota datang ke benteng itu untuk belajar sejarah atau main perosotan sebenarnya?”

Saat pengumuman pemenang, Norman sedang hendak ke kamar kecil. Ia sedari tadi menahan kencing karena takut merusak tatanan kainnya. Saat dia nekat berjalan ke kamar kecil, namanya disebut sebagai juara 2. Mau tak mau dia maju, menerima piala dan selempang Kangmas Duta Wisata Cilacap 2006, sambil berharap semoga seremoni kemenangan ini tidak akan lama karena bisa-bisa ia ngompol. Sayang sekali Norman tidak punya satu pun foto di momen yang paling mengesankan dan aneh itu.

Perhatian Norman terhadap lingkungan hidup di kampung halamannya nampak dalam puisi: Teluk Penyu di Suatu Pagi

 

Norman Adi Satria Creative

Norman Adi Satria saat menjadi creative program talk show bersama Charles Bonar Sirait

FAKTA 13: BEKERJA DI STASIUN TV SEJAK 2008

Kuliah jurusan sastra, Norman justru pertama kali bekerja formal sebagai Camstore (penjaga dan perawat alat-alat syuting) di sebuah stasiun TV di Jakarta. Ia kerap menulis di sela waktu berjaga. Ketika ia sedang mengetik sebuah skenario, seorang produser memergokinya. Produser itu menantang Norman untuk membuat naskah 1 episode program yang dipegangnya. Norman menyanggupi. Dan tugas Camstore itu pun hanya bertahan 6 bulan. Ia dipindah tugaskan menjadi reporter, kemudian menjadi creative program talk show. Dalam 10 tahun, berbagai jenis naskah pernah digarapnya. Mulai dari berita, talk show, reality show, infotainment, program drama, dan iklan. Ia juga pernah menjabat sebagai produser berbagai program infotainment di beberapa stasiun televisi nasional. Salah satunya adalah infotainment pertama di Indonesia, Kabar Kabari, yang ditayangkan RCTI sejak 1996 – 2017.

Pengalamannya menulis program televisi ia tuangkan dalam tulisan: Mr. X dan Norman (Part 2) – Penulisan Naskah Televisi

 

Istri

Norman Adi Satria dan Fransisca Xaveria

FAKTA 14: MEMBAKAR RIBUAN PUISI BEBERAPA HARI SEBELUM PERNIKAHAN

Beberapa hari sebelum menikah dengan Fransisca Xaveria, Norman membakar ribuan puisi yang ia tulis tangan di sebuah buku tebal. 2 buku lainnya ia buang di pinggil jalan tol Jakarta. Norman memutuskan untuk melenyapkan apa yang telah ia tulis demi menjaga perasaan istrinya. Padahal mungkin istrinya biasa saja.

Apakah kemudian Norman menyesal? Tentu saja. Ia menyadari itu sebagai perbuatan paling sok romantis dalam hidupnya.

Setelah melenyapkan semua karya usangnya, Norman menulis puisi yang sama sekali baru. Sedari 2008 hingga 2018, kira-kira ada 1500 puisi. 90% puisinya telah di terbitkan di normantis.com yang ia dirikan pada 2012.

Norman dan Fransisca dikaruniai 3 orang putra: Shalom, Bintang, dan Moses.

Fakta ini pernah Norman tulis dalam puisi: Istri Seorang Penyair 2

 

Moses

Moses Satria Kawindra dan Vespa mungilnya

FAKTA 15: JAUH DEKAT, NAIK MOTOR HARUS PAKAI HELM

Norman orang yang mudah trauma. Pernah ditangkap satpam, ia tidak pernah mau mencuri lagi. Pernah ditilang karena tak memakai helm saat mengendarai sepeda motor, ia tak mau mengulanginya lagi. Namun masalah helm bukan hanya berkaitan dengan pengalaman ditilang, namun juga tentang kehilangan salah satu sahabatnya ketika SMA. Sahabatnya itu kecelakaan tanpa mengenakan helm hingga kepalanya pecah.

Masalah helm ini sering membuat Norman dan istrinya berdebat. Istrinya selalu enggan mengenakan helm dengan alasan jaraknya dekat dan tidak ada polisi. Dan Norman selalu mengomel, “Mau kepalamu pecah?”

Fakta tentang helm ini pernah ia tulis dalam: Sajak Wanita Tanpa Helm

 

Norman Adi Satria dan Keluarga

Norman Adi Satria, istri, dan ketiga anaknya

 

Demikian 15 fakta tentang Norman Adi Satria. Silakan bagikan jika Anda suka.

Admin
normantis.com

BERANI NONTON VIDEO NORMANTIS? KLIK AJA!

KARYA TERBARU

Masukkan alamat Emailmu.

Bergabunglah dengan 1.754 pengikut lainnya

1 Comment on 15 Fakta Mencengangkan Tentang Norman Adi Satria

  1. Reblogged this on Best Romantic Poetry and commented:

    Gokil! 15 Fakta tentang penyair Norman Adi Satria. Nomor 5 bikin netizen tercengang!

    Suka

Komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: