Iklan
Normantis Update

Si Buta Huruf – Puisi Norman Adi Satria

Karya: Norman Adi Satria

BERANI NONTON VIDEO NORMANTIS? KLIK AJA!

SI BUTA HURUF
Karya: Norman Adi Satria

Perintah yang diterimanya dari Sang Guru sederhana: bacalah!
Sebagai seorang buta huruf
seharusnya yang pertama ia lakukan
adalah belajar membaca
tapi ia justru hanya mendengar orang lain
yang mengaku pernah membaca
meski agak sedikit-sedikit lupa
pun ingatannya tercampur aduk dengan hal lainnya

Di tengah pasar si buta huruf mendadak jadi cendekiawan
omong panjang lebar soal pemikiran
berkisah soal masa lalu, juga hari depan
memuji serta mengutuki perbuatan-perbuatan

“Ia titisan Socrates!” ujar centeng pasar
“Bukan, ia manusia setengah Dewa!” balas tukang jagal
“Bukan, ia Dewa yang menitis jadi Socrates!” sambar peternak kuda
“Ia tampan, ya?” gumam seorang janda

Centeng pasar, tukang jagal, dan peternak kuda itu ia jadikan muridnya
sedangkan si janda, ia nikahi segera

Si buta huruf kini tak hanya didengar tapi juga disegani
siapa berani membantah, siap-siap saja menghadapi
tiga muridnya yang bersenjata dan siap bertempur sampai mati
Sedangkan si janda tua telah lama ditinggal pergi
ketika perawan-perawan dan janda-janda seksi datang silih berganti

Mendengar kabar itu, Sang Guru murka
ditegurnya diam-diam Si Buta Huruf pada sebuah pesta:
“Apa yang kamu baca?”
Si Buta Huruf tak sanggup menjawab
“Mulai detik ini, jangan berani-berani kau arahkan pandangmu
ke kediamanku! Rumahku suci! Kau tak layak lagi!” ucap Sang Guru

Si Buta Huruf meradang
dikumpulkannya segenap pengikut di tengah padang
“Lihat ke arah itu! Di sanalah tinggal manusia-manusia terkutuk!
Berkawan dengan mereka hanya membawa kutukan bagi kita!”
Ia lupa, tempat itu adalah tanah kelahiran salah satu istrinya

Pesta pora kembali dilanjutkan
merayakan gelimangnya harta jarahan
Sang istri tercantik menyuguhkan hidangan
ia santap dengan penuh kerakusan
tanpa sadar racun merasuk secara perlahan

Keesokan hari Si Buta Huruf mati
tangis membahana seluruh negeri
Tiga muridnya berebut ingin jadi pengganti
sedang yang lainnya sibuk mencari
siapa bisa menulis kisah Si Buta Huruf agar abadi

Para penulis akhirnya ditemukan
Empat orang yang sama sekali tak pernah membaca
apa yang seharusnya Si Buta Huruf baca
Sehingga yang dikagumi para pembaca tulisan mereka
ialah ucapan ngawur Si Buta Huruf belaka

Bekasi, 9 Oktober 2017
Norman Adi Satria

Iklan

EDISI SPESIAL SUMPAH PEMUDA

KARYA TERBARU

Masukkan alamat Emailmu.

Bergabunglah dengan 4.272 pengikut lainnya

Komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: