Iklan
Normantis Update

Beban Sejarah – Puisi Norman Adi Satria

Karya: Norman Adi Satria

BERANI NONTON VIDEO NORMANTIS? KLIK AJA!

Beban Sejarah - Puisi Norman Adi Satria - normantis.com

BEBAN SEJARAH
Karya: Norman Adi Satria

Sungguh tidak arif memeteraikan sepenggal sejarah
di bahu para pembaharu;
menyangka anak petani mesti mengerti ilmu padi
padahal ia sudah jadi dokter gigi;
mengira anak pelacur pasti sundal dan amoral
padahal baru saja dinobatkan sebagai jenderal;
meyakini cucu seorang penderma pasti ringan tangan
padahal meditnya ampun-ampunan;
mengamini anak cucu PKI pasti komunis
meski jiwanya sangat nasionalis;
mengimani Palestina sebagai Filistin
yang dulu bangsanya diperangi bani Israel
hingga harus selalu diberedel.

Sungguh tidak arif memeteraikan sepenggal sejarah
di bahu para pembaharu;
meyakini darah selamanya mengandung kutuk
turun temurun dari leluhur
bahwa bangsa ini pasti begini
bahwa umat itu pasti begitu;
menutup mata pada perubahan
pada pembaharuan sikap dan keputusan;
mengabaikan fakta bahwa di setiap zaman
lahir benih-benih pemberontak istiadat
pioneer dari falsafah anyar
pemuktahir paradigma kolot
yang tak lagi punya relevansi pada peradaban.

Sungguh tidak arif memeteraikan sepenggal sejarah
di bahu para pembaharu;
masih melarang lelanang Jawa menikahi mojang Sunda;
masih bilang orang Padang pelit, Tionghoa pikirannya duit;
melupakan fitrah manusia sebagai makhluk yang berpikir dan berkehendak;
tak menyadari bahwa setiap insan pasti menorehkan sejarahnya sendiri.

Jakarta, 5 Agustus 2017
Norman Adi Satria

Iklan

KARYA TERBARU

Masukkan alamat Emailmu.

Bergabunglah dengan 4.223 pengikut lainnya

Komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: