Iklan
Normantis Update

Jam Tangan dan Ayah – Puisi Norman Adi Satria

Karya: Norman Adi Satria

BERANI NONTON VIDEO NORMANTIS? KLIK AJA!

Jam Tangan dan Ayah - Puisi Norman Adi Satria - normantis.com

JAM TANGAN DAN AYAH
Karya: Norman Adi Satria

Di sekolah tinggal aku
yang tak punya jam tangan berkalkulator itu
jam tangan yang tak hanya mampu menunjukkan waktu
namun bisa juga menghitung berapa detik dalam selaksa windu

Sesampainya di rumah
aku merengek kepada Ayah
ia hanya mendengarku kemudian mendesah

Meskipun tanpa kata, aku tahu artinya:
hujan sepanjang minggu telah menyepikan dagangannya
Begitulah nasib penjual es yang kadang dipermainkan oleh cuaca

Ia membuka laci gerobaknya
dua lembar duit merah bergambar perahu layar menyapa
“Masih jauh untuk menuju Pak Harto, Nak.” ucapnya
“Jangankan Pak Harto, orang utan pun tiada.”

Aku semakin paham
mengapa Ayah tak pernah butuh kalkulator
mengapa ia pun tak pernah memakai jam tangan
karena ia tak mau hitung-hitungan
berapa lama doanya pagi tadi dijawab Tuhan

“Bapa kami yang ada di surga
dikuduskanlah nama-Mu
datanglah kerajaan-Mu
jadilah kehendak-Mu
di bumi seperti di surga
berilah kami pada hari ini makanan kami yang secukupnya.”

Ayah tak pernah minta berapa
karena yang sedikit terkadang masih menyisa
sedangkan yang berlebih terkadang terasa kurang saja

“Ayah, aku pengen bakso saja. Lapar.” ucapku.
Ayah segera menghentikan tukang bakso yang melintas
sembari menyanyikan lagu anak-anak yang tengah naik daun itu
“Abang Tukang Bakso, mari-mari sini, saya mau beli…” lantun Ayah.
“Tumben beli… Biasanya ngutang…” celetuk tukang bakso.
Mendengar itu, Ayah terpingkal-pingkal.

Begitulah hari ini Tuhan menjawab doa Ayah.
Kami makan dengan lahap di bawah gerimis yang baru saja selesai
tukang bakso menunggu kami makan dengan menikmati es bikinan Ayah.
Dan detik itu juga aku lupa pernah menginginkan jam tangan berkalkulator itu
karena kami masih punya jam dinding, matahari dan bulan untuk menunjukkan waktu
dan lagi pula untuk apa kalkulator bagi anak yang pandai matematika?

Bekasi, 16 Juli 2017
Norman Adi Satria

Iklan

KARYA TERBARU

Masukkan alamat Emailmu.

Bergabunglah dengan 4.223 pengikut lainnya

Komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: