Iklan
Normantis Update

Permen Karet – Puisi Norman Adi Satria

Karya: Norman Adi Satria

Permen Karet - Puisi Norman Adi Satria - normantis.com

PERMEN KARET
Karya: Norman Adi Satria

permen karet yang baru saja kubuka bungkusnya itu
tiba-tiba menyalak:
“hei manusia, kau boleh mengunyahku semaumu
kau jadikan balon yang kau tiup-letus
bercampur aduk dengan liur-jigongmu
tapi ada satu syarat:
jangan jadikan aku penggenap pepatah
habis manis sepah dibuang!
terkutuklah orang yang melakukannya!”

setengah kaget, kujawab santai:
“baiklah kalah begitu.”
lalu kubuang saja ia di tempat sampah
sebelum sedikitpun kukunyah.

“woi manusia, kenapa kau membuangku?
kunyah aku! kunyah aku! kunyah! aku!”
teriaknya di antara ceceran sisa nasi uduk
yang baru saja diacak-acak tikus.

“biar mampus!
makanya, jalani kodrat
dengan tanpa syarat!
jika tidak, bersiaplah dilaknat!”
ucapku, meninggalkannya yang mulai dirubung lalat.

Bekasi, 24 Juni 2017
Norman Adi Satria

Iklan

Video Normantis

KARYA TERBARU

EDISI SPESIAL HARI KEMERDEKAAN REPUBLIK INDONESIA

Masukkan alamat Emailmu.

Bergabunglah dengan 4.157 pengikut lainnya

Komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: