Normantis Update

Luka Terpedih – Puisi Norman Adi Satria

Karya: Norman Adi Satria

Luka Terpedih - Puisi Norman Adi Satria

LUKA TERPEDIH
Karya: Norman Adi Satria

luka terpedih
bukan di sekujur tubuh yang tercambuk
bukan di kepala yang dimahkotai duri tertusuk
bukan di tangan dan kaki yang terpaku di tiang busuk
bukan di lambung yang terhunus tombak merasuk
bukan di bibir yang berkarang-cuka tercucuk
bukan pada harga diri yang dicaci-maki-ludahi
bukan pada hati yang disangkal-khianati murid sendiri
namun di teriakan itu:
Elohi, Elohi, lama sabakhtani?
yakni ketika ‘Aku adalah Aku’
meninggalkan Aku.

Jakarta, 20 Juni 2017
Norman Adi Satria

BERANI NONTON VIDEO NORMANTIS? KLIK AJA!

KARYA TERBARU

Masukkan alamat Emailmu.

Bergabunglah dengan 1.772 pengikut lainnya

2 Comments on Luka Terpedih – Puisi Norman Adi Satria

  1. Agrian Darwin Sarani // 27 Juni 2021 pukul 17:15 //

    Permisi bang numpang tanya apakah ini puisi religi?
    Saya Agrian Darwin Sarani dari UNIPA fakultas sastra sedang mencari judul untuk proposal penelitian tentang unsus intrinsik puisi siapa tau aku mau jadikan beberapa kumpulan puisi dari pengarang ini.
    Mohon jawabannya.
    Trimakasih.🙏

    Suka

  2. Hallo puisinya bagus banget. Ijin make yah buat jumat agung…

    salam
    Yesie

    Suka

Komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: