Iklan
Normantis Update

Cerpen W.S. Rendra: Sehelai Daun Dalam Angin

Cerpen W.S. Rendra

BERANI NONTON VIDEO NORMANTIS? KLIK AJA!

Sehelai Daun Dalam Angin - Cerpen W.S. Rendra - normantis.com

SEHELAI DAUN DALAM ANGIN
Karya: W.S. Rendra

Saya menulis cerita ini untukmu, Herman. Saya tak tahu lagi di mana engkau sekarang berada, berhubung dengan tempatmu yang berpindah-pindah itu. Namun, semoga engkau sempat membaca cerita ini, dan setelah itu sudi merenungkannya secara bersungguh-sungguh.

Saya pernah menulis surat kepadamu dan menerangkan bahwa anak lelakimu, Fajar, telah bertunangan dengan anak perempuan saya yang menengah, Retno. Kita berdua telah sejak kecil bersahabat, dan sekarang saya girang bahwa anak kita berdua telah melanjutkan ikatan batin kita. Namun, baru-baru ini datang sebuah kesulitan. Sambil menangis, anak perempuan saya itu telah bercerita padaku, bahwa Fajar meminta untuk memutuskan pertunangan itu. Hal ini sungguh-sungguh merepotkan karena justru kami sedang bersiap-siap untuk rancangan perkawinan mereka.

Tambahan lagi, rupa-rupanya cinta Retno sedemikian besarnya kepada Fajar sehingga saya tak bisa melihat kemungkinan yang baik di hari depan Retno, apabila pertunangan itu dibatalkan. Jadi, saya pun bertindak membereskannya. Barangkali ada baiknya kalau saya ceritakan dari permulaan.

Pada saat engkau meninggalkan istrimu, Fajar baru berumur sepuluh tahun. Istrimu telah mengasuhnya baik-baik dan mempergunakan harta yang kau tinggalkan yang banyak itu dengan baik-baik pula untuk membesarkannya. Anak lakimu itu mempunyai bakat yang besar dalam seni musik. Istrimu telah membelikannya sebuah piano dan mendatangkan seorang guru yang baik untuknya. Akhirnya, Fajar telah menjadi pianis yang pantas dibanggakan. Telah tiga kali orang membuat artikelnya di koran, berikut dengan potretnya. Barangkali kau pernah pula menjumpainya.

Pemuda itu telah beruntung mempunyai seorang ibu yang bersifat pengasuh dan sangat mencintainya, kecuali itu ia juga mempunyai bakat yang besar, ditambah lagi bahwa ia mempunyai kehidupan yang mewah. Meskipun begitu, ia selalu tampak tidak bahagia. Ia tampak hidup dalam kehidupan yang goyah, seluruh tingkah dan pernyataannya, temperamennya menunjukkan ketidakstabilan. Ia mulai berhubungan dengan Retno sejak ia berumur dua puluh tahun, tetapi aku baru menyetujui pertunangan mereka ketika ia berumur hampir dua puluh tiga tahun itu. Mula-mula pikiran saya diliputi kekhawatiran juga ketika mengetahui bahwa anak saya telah bergaul dengan dia, pemuda yang kelihatan liar, tidak stabil, dan menonjolkan begitu banyak teka-teki dalam sikap dan temperamennya. Saya menjadi penuh tanya di dalam hati setelah beberapa lama menyelidiki kelakuan dan tabiatnya. Ia sangat suka berkelahi, tetapi kadang-kadang juga ragu-ragu bertindak karena ketakutan yang mendatangkan kebimbangan. la ngomong dengan suara keras dan lagu memerintah yang kemanja-manjaan, tetapi juga sering terlihat menekurkan kepala, pendiam, malu dan bersuara rendah penuh suasana lesu, serta iseng. Dengan perkataan lain, barangkali ia bisa disebutkan sebagai ayam jantan yang bagus.

Dua unsur perwatakan yang saling bertentangan selalu berbenturan di dalam batinnya. Meskipun umurnya sudah hampir 25 tahun, tetapi ia masih kelihatan seperti kanak-kanak. Waktu aku menyadari untuk kali pertama hubungan antara anak saya dengan dia, aku berkata kepada anak saya

“Lihatlah, anak itu masih hijau betul. Seorang bocah yang nakal.”

Akan tetapi, rupa-rupanya anak saya sudah tergila-gila kepadanya. Sehingga, akhirnya aku tidak sampai hati untuk melancarkan perlawanan.

Saya tidak menyukai cara anakmu menghabiskan waktunya. Dari pagi sampai petang, waktunya habis untuk dolan. Ia mempunyai kebiasaan makan di restoran, nonton sembarang film, gemar piknik dan lain-lain ke pelesiran. Sebetulnya ia mempunyai otak yang cerdas, tetapi ia malas sekolah. Ibunya berkata kepada saya, bahwa ia suka sekali membeli buku-buku, tetapi sampai di rumah tak pernah dibacanya.

Iklan

KARYA TERBARU

Masukkan alamat Emailmu.

Bergabunglah dengan 4.223 pengikut lainnya

Komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: