Iklan
Normantis Update

Pengemis (Bukan Salah Bunda Mengandung) – Puisi Ali Hasjmy

Karya: Ali Hasjmy

PENGEMIS
Karya: Ali Hasjmy

Beri hamba sedekah, o tuan,
Belum makan dari pagi,
Tolonglah patik, wahai tuan,
Seteguk air, sesuap nasi.

Lihatlah, tuan, nasib kami,
Tiada sanak, tiada saudara,
Pakaian di badan tidak terbeli,
Sepanjang jalan meminta-minta.

Lihatlah, tuan, untung kami,
Pondok tiada, huma tiada,
Pakaian di badan tidak terbeli,
Sepanjang jalan meminta-minta.

Bukan salah bunda mengandung,
Buruk suratan tangan sendiri,
Sudah nasib, sudah untung,
Hidup malang hari ke hari.

O, tuan, jangan kami dicibirkan,
Jika sedekah tidak diberi,
Cukup sudah sengsara badan,
Jangan lagi ditusuk hati…

ALI HASJMY

Prof. Ali Hasjmy (nama lahir: Muhammad Ali Hasyim) alias Al Hariry, Asmara Hakiki dan Aria Hadiningsun lahir di Idi Tunong, Aceh, 28 Maret 1914 – meninggal 18 Januari 1998 pada umur 83 tahun adalah sastrawan, ulama, dan tokoh daerah Aceh. Beliau adalah Gubernur Daerah Istimewa Aceh ke-6 yang menjabat pada 1957 – 1964.

Menurut Sapardi Djoko Damono dalam Esainya yang berjudul “Kritik Sosial Dalam Sastra Indonesia: Lebah Tanpa Sengat” sajak “Pengemis” ini ditulis oleh Prof. Ali Hasjmy pada zaman penjajahan Belanda. Hingga tahun 1950-an sajak ini kerap diajarkan di sekolah-sekolah pada mata pelajaran bahasa Indonesia.

Iklan

Masukkan alamat Emailmu.

Bergabunglah dengan 4.079 pengikut lainnya

Komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: