Iklan
Normantis Update

Penceramah Gadungan (Part 1) – Puisi Norman Adi Satria

Karya: Norman Adi Satria

BERANI NONTON VIDEO NORMANTIS? KLIK AJA!

Penceramah Gadungan (Part 1) - Puisi Norman Adi Satria

PENCERAMAH GADUNGAN
Karya: Norman Adi Satria

“Jangan tawarkan surga yang semacam itu padanya, nanti kamu justru diamuk,”
bisik Kolis pada Misuh, si penceramah gadungan itu.
“Sejuta bidadari cantik pun dia takkan tergiur. Dia ndak doyan perempuan.
Coba kamu bilang, di surga nanti ada cowok-cowok tampan
yang badannya kekar, tiap hari nggadoin telur mentah sebakul,
dan hobinya fitness sampe keringatnya blewetan.” lanjutnya.
“Oh, begitu ya?” Misuh manggut-manggut sambil membelai janggut.
“Lah iya… Ngiming-ngimingi surga mbok yo lihat-lihat orangnya dulu.
Jangan sampai ketika diiming-imingi malah jadi ogah.
Makanya kamu harus belajar yang namanya psikologi.” ucap Kolis.

Maka datanglah Misuh ke hadapan pria paruh baya yang nampak klimis itu.
Dia menceritakan surga seperti yang disarankan Kolis.
“Di surga banyak cowok cucok loh, Kang….,” kata Misuh.
“Badannya kekar, doyan makan telor, hobinya pitnes lagi.”
Baru bilang begitu, Misuh langsung diusir pergi.
Masih untung dia tidak disambit kursi.

“Kamu gimana sih, Lis, aku malah diusir?” omel Misuh pada Kolis.
“Lah, kamu bilangnya gimana?”
“Ya seperti yang kamu ajarkan: banyak cowok cucok doyan pitnes!”
“Nah kan, salah…! Bukan pitnes! Fitness! Pakai Ef bukan Pe!
Lagian kamu payah betul, bilang Ef saja ndak becus!
Kamu lihat di tivi-tivi itu, penceramah harus fasih bilang Ef.
Kadang-kadang malah yang Pe diganti jadi Ef.
Kamu niat ndak sih jadi penceramah?” cerocos Kolis.
“Ya, niat lah! Ini aku sudah keluar modal banyak buat beli jubah.”

Sampai rumah, Misuh berlatih mati-matian.
“Gila! Susah juga ya bilang Ef….,” gerutu Misuh di atas dipan.
“Lah, tadi berhasil tuh! Ep… Ep… Eh, balik lagi jadi Ep…! Kamfret!
Nah, bisa! Kamfret! Kamfret! Syukurlah… Kamfret! Fitness!”
Misuh guling-guling, girang bukan kepalang.
“Bukan kepalang, woi! Kefalang!” omel Misuh pada penulis kisah ini.
Iya deh, kefalang. Kamfret!
“Itu baru betul….!”

Sebelum kembali memulai aksi ceramahnya tentang surga
Misuh merguru lagi kepada sohib karibnya, Kolis.
Kolis memang tidak tamat SMA
tapi jangan pernah remehkan bakat alamiahnya: “speak-speak cantik”.
Rumah nyaris roboh dan motor butut pun bisa dia jual dengan harga tinggi
hanya dengan modal omongannya yang semulus paha Sahrini,
kembang desa yang konon tengah diincar bupati.

“Aku sudah bisa bilang Ef, Lis! Nih buktinya: Kamfret!” pamer Misuh.
“Kamfret?” Kolis tertawa geli.
“Jangan ngenyek kamu! Itu kata pertama yang membuat aku sukses bilang Ef. Fentung nih!”
“Maaf…Maaf…. Kelefasan… Jangan difentung ya…!” tutur Kolis, masih cekikikan.

“Nah, sekarang aku harus belajar apa lagi nih, Lis?” tanya Misuh, semangat.
“Emmm… Gini, Mis… Untuk meyakinkan orang tentang surga,
kamu sebisa mungkin harus berhasil meyakinkan orang itu
bahwa kamu punya kenalan ‘orang dalem’.” tutur Kolis.
“Orang dalem?”
“Iya, orang dalem surga. Yang bisa menjamin sahihnya informasi
dan bisa menjamin pula orang yang kamu iming-imingi itu masuk ke sana.”
“Oh, tenang, Lis.. Ada! Kan bapak ibuku sudah meninggal tuh!”
“Maksudmu?”
“Ya, itu artinya aku sudah punya kenalan orang dalem dua sekaligus!”
“Yakin bapak ibumu masuk surga?”
“Iya juga ya…. Bapakku mati karena jantungan pas kalah sabung ayam…
Ibuku mati lemas di ranjang pas ngelayanin empat bule langganan.”
“Loh, bukannya dulu kamu bilang kalau bapak ibumu meninggal karena……”
“Husss, iya…iya…! Dulu aku bohong, Lis! Kenyataannya ya begitu itu!”

BERSAMBUNG….

Bekasi, 12 April 2017
Norman Adi Satria

Iklan

EDISI SPESIAL SUMPAH PEMUDA

KARYA TERBARU

Masukkan alamat Emailmu.

Bergabunglah dengan 4.245 pengikut lainnya

Komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: