Normantis Update

Cerpen WS Rendra: Pertemuan Dengan Roh Halus

Karya: WS Rendra

“Hasan-ku! Ibuku!”

“Bagaimana? Relakah ibumu dan kekasihmu kemasukan arwah?”

“Tidakl Tidak!”

“Sekarang tinggalkanlah badan anak ini.”

“Kau mencintaiku bukan?”

“Tinggalkan badan anak ini. Saya akan mencintaimu sampai mati. Pergilah! Hapuskanlah kengerianku padamu. Pergi!”

“Hasan! Hasan!”

Hasan menekankan pisaunya di leher ayah Fatima.

“Kau ingin arwah orang ini menyiksa ibumu dan kekasihmu?”

“Tidak! Tidaaak!” Bersamaan dengan itu, arwah Endang pergi dari gadis itu sambil membantingkan tubuh gadis itu keras-keras ke tanah.

Gadis itu terkulai tak berdaya. Ia pingsan dan sesak napasnya. Badannya penuh kotoran dan luka-luka. Hasan berjongkok dan berkata sambil menatap tajam ke mata gadis itu, seakan-akan ia hendak mengusir Endang buat penghabisan kalinya seandainya arwah itu masih ada di situ.

“Pergilah Endang! Pulanglah ke tempatmu yang sebenarnya. Tunggulah saya di sana. Saya pasti datang padamu dalam keadaan masih seperti dulu. Saya tetap mencintaimu dan saya tak akan kawin selama hidupku. Endang kembalilah saja ke tempatmu yang selayaknya. Relalah menunggu saya di sana. Saya pasti datang, Manisku! Saya pasti datang.”

WS Rendra
Buku: Pacar Seorang Seniman (Kumpulan Cerpen WS Rendra)

BERANI NONTON VIDEO NORMANTIS? KLIK AJA!

KARYA TERBARU

Masukkan alamat Emailmu.

Bergabunglah dengan 1.683 pengikut lainnya

Komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: