Iklan
Normantis Update

Pembunuh Plus+Plus – Puisi Norman Adi Satria

Karya: Norman Adi Satria

BERANI NONTON VIDEO NORMANTIS? KLIK AJA!

Pembunuh Plus+Plus - Puisi Norman Adi Satria

PEMBUNUH PLUS+PLUS
Karya: Norman Adi Satria

Ini korban ke-98 yang telah dihabisinya
dalam 30 tahun berkarya
sebagai pembunuh plus+plus
Taraf keji sudah dia lampaui
hingga dia pun bingung menjuluki diri sendiri

Frans baru saja menggorok leher mahasiswi
yang cantik parasnya sintal tubuhnya
dan montok payudaranya
tanpa terlebih dahulu ia perkosa
kerna perkosaan bukan bagian dari plus+plusnya
perkosaan hanyalah milik penjahat kelamin

Ketika hendak membuang tubuh korbannya di rimbun ilalang
di bawah sinar rembulan, suara surgawi tiba-tiba datang
“Frans..”
suara itu lembut menyapa
suara yang tak pernah dia dengar
namun terasa tak asing baginya
suara yang setegas ayah
namun selembut ibu
suara layaknya rengekan bocah
namun sedewasa wanita mendesah;
suara yang mirip suaranya sendiri
ketika membatin dalam hati

“Frans, bertobatlah…”
Frans mati langkah
tubuhnya membeku bibirnya membisu
“Aku Tuhan, Frans…”

Frans kembali mengenang masa lalunya
ketika Tuhan merenggut nyawa seluruh orang yang ia cinta
istrinya, dua anaknya, ayah dan ibunya
“Kau pembunuh juga, Tuhan!” teriaknya

Suara itu sirna
Frans pun memulai plus+plusnya, yakni berdoa
“Semoga dosamu diampuni.”

Suara itu muncul kembali
“Frans, bertobatlah… jangan membunuh lagi!”
Frans menjawab dalam kobaran emosi
“Dulu aku juga pernah minta kepada-Mu, jangan membunuh lagi!
Tapi, setelah kau bunuh ayah dan ibuku
kau bunuh juga anak dan istriku!
Bertobatlah, Tuhan! Bertobatlah!
Jangan sembunyi di balik takdir!”

Frans menghunuskan pisau tajam ke perutnya sendiri
“Jangan ampuni dosaku! Jangan ampuni!”

Benar, Tuhan tak mengampuni dosanya
Frans mendapat hukuman terberat yaitu dijebloskan ke dalam surga
namun tiap detik ia menyaksikan ayah ibu istri dan anaknya
meronta-ronta di dalam jahanamnya neraka
“Bawa aku ke sana! Bawa aku ke sana!”

Bekasi, 4 Juni 2014
Norman Adi Satria

Iklan

EDISI SPESIAL SUMPAH PEMUDA

KARYA TERBARU

Masukkan alamat Emailmu.

Bergabunglah dengan 4.271 pengikut lainnya

1 Trackback / Pingback

  1. Pembunuh Plus+Plus – Puisi Norman Adi Satria – gusmustofa

Komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: