Iklan
Normantis Update

Teluk Penyu dan Ikan-Ikan Rindu – Puisi Norman Adi Satria

Karya: Norman Adi Satria

Teluk Penyu dan Ikan-Ikan Rindu - Puisi Norman Adi Satria

TELUK PENYU DAN IKAN-IKAN RINDU
Karya: Norman Adi Satria

Di atas pasir hitam itu
kakiku kembali bertemu langkahmu.
“Bukannya dulu ini putih?” tanyamu.
“Seingatku dari dulu hitam.” jawabku.
Dua-dua sama ragu
tentang hitam atau putih
tentang cinta yang sirna atau masih.

“Aku baru ingat,” katamu
“yang putih adalah trekdam itu.”
Terlihat trekdam terakhir di ujung teluk
teringat ucap terakhir di ujung peluk.

Di trekdam itu kau memancing-mancing
masih adakah ikan-ikan rindu
“Sekarang ikannya sudah jadi ikan asin.” kataku.
“Artinya?” tanyamu.
“Awet. Mungkin juga abadi.” jawabku.

Bekasi, 17 Januari 2017
Norman Adi Satria

Iklan

Masukkan alamat Emailmu.

Bergabunglah dengan 4.082 pengikut lainnya

Komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: