Iklan
Normantis Update

Rosario dan Patung-Patung – Puisi Norman Adi Satria

Karya: Norman Adi Satria

Rosario dan Patung-Patung - Puisi Norman Adi Satria

ROSARIO DAN PATUNG-PATUNG
Karya: Norman Adi Satria

Dulu aku juga punya rosario
yang kau sebut-sebut kalung.
Nyaris tiap malam kupegang
melafal doa sebanyak bulirnya
meminta selamat dari bilur luka-Nya.

Dulu aku juga punya patung-patung
Salib, Yesus, Maria
yang kau sebut-sebut penghias ruangan orang beriman.
Nyaris tiap malam aku bersujud di hadapnya
memohon ampunan
hingga airmata mengucur tak tertahan.

Namun sekarang tidak lagi, kawan.
Rosarioku adalah embusan napas,
doaku sebanyak oksigen yang kuhirup
dan karbondioksida yang kuembus.
Patung-patung telah kubuang
itu hanyalah lempung
takkan mampu merefleksikan kemahaan,
tiada yang mampu memahat kilauan cahaya Sang Maha.

Namun apakah aku telah jauh dari dosa?
Tidak, kawan.
Aku masih merasa paling kotor
masih merasa paling berhak menerima hukuman.
Dosa telah membuat aku tetap rendah
supaya aku tetap merasa perlu menengadah.

Aku ditinggikan
dalam sujud kerendahan.

Bekasi, 14 April 2014
Norman Adi Satria

Iklan

Video Normantis

KARYA TERBARU

EDISI SPESIAL HARI KEMERDEKAAN REPUBLIK INDONESIA

Masukkan alamat Emailmu.

Bergabunglah dengan 4.157 pengikut lainnya

Komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: