Iklan
Normantis Update

Ayah dan Sebuah Cita-Cita – Puisi Norman Adi Satria

Karya: Norman Adi Satria

Ayah dan Sebuah Cita-CIta - Puisi Norman Adi Satria

AYAH DAN SEBUAH CITA-CITA
Karya: Norman Adi Satria

Siang itu, ayah melihat aku
menggantungkan cita-cita di tiang jemuran ibu.
“Itu terlalu rendah, Nak. Harus lebih tinggi lagi.”
katanya menasihati.

Cita-cita itu kuambil kembali
dan kuikatkan di sayap layang-layang
terbang begitu tinggi.
“Masih kurang tinggi.”
kata Ayahku lagi.

Saat malam datang
kuletakkan cita-citaku di wajah rembulan.
“Masih ada yang lebih tinggi, Nak.
Kini cobalah letakkan cita-citamu
di langit ke tujuh.”

“Itu terlalu tinggi, Ayah.
Aku tak mungkin sampai ke sana untuk meletakkan cita-cita.
Bukankah itu langit di mana Tuhan kita bertahta?” jawabku.

“Ya, kau benar, anakku.
Itulah langit di mana Tuhan kita bertahta.
Kau akan mencapainya hanya dengan bersujud dalam doa.”

Bekasi, 4 Juli 2014
Norman Adi Satria

Iklan

Video Normantis

KARYA TERBARU

EDISI SPESIAL HARI KEMERDEKAAN REPUBLIK INDONESIA

Masukkan alamat Emailmu.

Bergabunglah dengan 4.156 pengikut lainnya

Komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: