Iklan
Normantis Update

Cumi Hitam (Karena tak ada kambing hitam di lautan) – Puisi Norman Adi Satria

Karya: Norman Adi Satria

Cumi Hitam - Puisi Norman Adi Satria

CUMI HITAM
Karya: Norman Adi Satria

Nah, baru ketahuan kan kini
nahkoda macam apa kau ini.
Selagi layarmu koyak
dan bahteramu menabrak karang
kau cumi-cumi hitamkan angin
lantaran tiada lagi yang bisa
kau kambing hitamkan di lautan.

Usai kau omong, sorotan tajam mata awak kapal
akhirnya beralih bukan kepada personal
namun ke arah sesuatu yang tak bisa diadili
yaitu: situasi dan kondisi.

Biar lebih meyakinkan lagi bahwa karamnya kapalmu
bukanlah salahmu, kau memulai khotbahmu:
apa yang bisa kita ubah bila ini telah tergaris
sebagai sebuah takdir, takdir Ilahiah
yang dibikin Allah?

Awak kapal yang selamat namun nyaris semaput itu manggut-manggut:
iya juga ya, kawan-kawan kita itu mati memang karena maut
lantaran ajal telah menjemput.
Singkatnya: itu takdir, mustahil kita mungkir.

Mereka mulai menjadikannya maklum
sebab nahkoda setenar kau
dirasa mustahil bila tak kenal aral rintang
berjuta badai pun pernah kau terjang.
Karena tak lagi meragukan dayamu
mereka merasa tak perlu mempertanyakan upayamu.

Padahal sesungguhnya:
daya tanpa upaya
hanyalah hampa.

Aaaah….!
Cumi-cumi meronta.

Jakarta, 22 April 2014
Norman Adi Satria

Iklan

Video Normantis

Masukkan alamat Emailmu.

Bergabunglah dengan 4.125 pengikut lainnya

Komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: