Normantis Update

Cerpen WS Rendra: Ia Punya Leher yang Indah

Karya: WS Rendra

Maryam diam, matanya memandang ke jalan. Paman dan Bibi Kirdjo diam, mata mereka memandang Maryam. Kusir diam, matanya memandang kudanya. Seorang pemuda memboncengkan seorang pemudi di atas sepeda bagus, melintasi mereka. Pemudi itu banyak memakai minyak wangi. Baunya yang harum tertinggal waktu sepeda itu melintas dengan diam-diam.

Maryam mengeluh.

“Aku merasa tidak bahagia.”

“Kita rasa begitu juga?” tanya Paman pada Bibi.

“Tidakl” jawab Bibi pada Paman.

“Aku pun juga tidak merasa tidak berbahagia,” kata Paman, “kita bisa bersenang hati juga.”

“Kalau begitu, aku saja yang merasa celaka. Dan, aku memang anak yang celaka,” kata Maryam.

Mereka diam lagi. Detak-detak kuda terdengar lagi. Keramaian jalan terdengar lagi. Keramaian jalan terasa lagi.

Tiba-tiba Paman Kirdjo berkata, “Kau sungguh cantik, Maryam!”

Maryam memandang tepat-tepat muka Paman Kirdjo. Bibi memandang tepat-tepat muka suaminya. Paman Kirdjo tidak memandang siapa-siapa.

Kedua wanita tadi saling menunduk. Dan, keadaan menjadi dingin lagi.

Tiba-tiba Maryam berkata, “Alangkah telanjangnya leher saya.”

“Telanjang?” tanya Paman Kirdjo dengan mata terbelalak.

“Terus terang saja,” kata Bibi, “lehermu sangat indah dan sempurna. Kau ini mengada-ada saja.”

“Leher tanpa kalung kelihatan telanjang dan mencolok.”

“Jangan kau cari-cari perkataan itu, Maryam,” kata Bibi.

“Bukan saya! Mereka yang berkata begitu.”

“Mereka?” tanya Bibi.

“Gadis-gadis temanku.”

“Ohl Omongan mereka gila semuanya. Leher mereka buruk, mereka perlu kalung. Leher kau bagus, kau tak perlu kalung.”

“Mereka selalu jadi perhatian orang karena kalung mereka.”

“Biar saja mereka diperhatikan orang karena kalung mereka, tapi kau akan diperhatikan orang karena kau cantik.”

“Saya malu pada mereka.”

“Malu?” tanya Paman Kirdjo. Matanya membelalak lagi.

“Yal” jawab Maryam. “Mereka semua lebih cantik. Semuanya memakai baju-baju yang bagus dan leher mereka tidak telanjang.”

“Percayalah” kata Bibi, “kau lebih cantik dari mereka. Mata lelaki akan mengatakan begitu. Lihat saja mata lelaki. Laki-laki mengatakan kecantikan Wanita dengan mata mereka.”

BERANI NONTON VIDEO NORMANTIS? KLIK AJA!

KARYA TERBARU

Masukkan alamat Emailmu.

Bergabunglah dengan 1.763 pengikut lainnya

Komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: