Iklan
Normantis Update

Airmata Tuanku Imam Bonjol (Menyesali Perang Padri) – Puisi Norman Adi Satria

Karya: Norman Adi Satria

AIRMATA TUANKU IMAM BONJOL
Karya: Norman Adi Satria

Bila dirasa amat perlu
Tuanku Imam Bonjol pasti sudah menangis di mukamu
Namun tidak, airmatanya ia simpan sendiri
Bila akhirnya pun menetes, itu hanya setitik di tikar salatnya:
airmata penyesalan abadi
hanya pantas dipersaksikan di hadapan Ilahi

Ia kenang lagi tiga haji yang pulang dari tanah suci
membawa mimpi mulia: mendirikan syariat di sanubari rakyat
Mendengar mimpi itu, Kaum Padri begitu bersemangat
Ingin segera bermufakat dengan Kaum Adat
Tapi apa mau dikata, mabuk judi sabung ayam dan madat
telah dianggap budaya oleh masyarakat setempat

Bukankah telah benderang pengetahuan itu:
tiap kali sesuatu membudaya
seburuk apapun pasti ada yang membelanya
berani mati demi melestarikannya
Dan itulah yang terjadi:
pimpinan Kaum Adat justru bermufakat dengan Belanda
untuk menyerang para ulama

Tuanku Imam Bonjol tahu ini kegoblokan
Memisah yang sebangsa dengan dua cap pertentangan:
yang dikata alim dengan yang diyakini bejat
Kaum Padri dan Kaum Adat

Bilapun Kaum Padri yang layak dianggap juara
lantaran membikin keok Kaum Adat dan Belanda
itu kemenangan yang tak bakal pernah ditempik sorak
kerna pertalian darah dan tali silaturahmi kadung terkoyak
Siapa bisa berbangga usai menghabisi nyawa saudara?
Maka segera saja ajakan damai dari Belanda itu kami terima

Tapi belakangan Van Den Bosch mulai bertingkah layaknya boss
Perjanjian damai kala itu perlahan-lahan mulai keropos

Tak mungkir, yang mengerti niatan hati hanyalah Ilahi
Namun bukankah kita punya hidung tuk mengendus?
Wanginya kantil tak bakal menutupi busuknya bangkai
meski bangkai itu tlah dipendam dalam dalam

Maka kini, kusampaikan hikmat Tuanku Imam pada kalian:
kalian takkan lagi disebut Kaum Adat
dan kami takkan lagi menyebut diri Kaum Padri
Kita saudara!

Saudara, kita diserang!
Maka kini bersatulah demi tanah tumpah darah!

Jakarta, 15 Desember 2016
Norman Adi Satria

Iklan

Video Normantis

Masukkan alamat Emailmu.

Bergabunglah dengan 4.125 pengikut lainnya

Komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: