Normantis Update

Daerah Terlarang (Ranjang) – Puisi Joko Pinurbo

Karya: Joko Pinurbo

126227355

DAERAH TERLARANG
Karya: Joko Pinurbo

Tiba di ranjang, setelah lama menggelandang
ia memasuki daerah terlarang.
Ranjang telah dikelilingi pagar kawat berduri
dan ada anjing galak siap menghalau pencuri.
“Kawasan Bebas Seks,”
bunyi sebuah papan peringatan.

Tak terdengar lagi cinta. Tak terdengar lagi
ajal yang meronta pada tubuh
yang digelinjang nafsu dalam nafas
yang mendesah ah, mengeluh uh.

Memang ada yang masih bermukim
di ranjang: merawat ketiak, mengurus lemak,
dan dengan membelalak ia membentak,
“Pergi! Tak ada seks di sini.”

“Kau kalah,” katanya. “Dulu kautinggalkan
ranjang, sekarang hendak kaurampas
sisa cinta yang kuawetkan.”
“Tunggu pembalasanku,” timpalnya,
“suatu saat aku akan datang lagi.”
“Kutunggu kau di sini,” ia menantang,
“akan kukubur jasadmu di bawah ranjang.”

Ia pun pergi meninggalkan daerah terlarang
dengan langkah seorang pecundang.
“Tunggu!” teriak seseorang dari dalam ranjang.
Tapi ia hanya menoleh dan mengepalkan tangan.

(1998)
Joko Pinurbo
Buku: Selamat Menunaikan Ibadah Puisi

Masukkan alamat Emailmu.

Join 3,703 other followers

Komentar

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: