Normantis Update

Warung Mantan (Sedia: Kala) – Puisi Norman Adi Satria

Karya: Norman Adi Satria

Warung Mantan - Puisi Norman Adi Satria

WARUNG MANTAN
Karya: Norman Adi Satria

Warung yang sebulan lalu buka di ujung gang itu
selalu ramai pengunjung, namun tiada satu pun
yang boleh jadi pelanggan
meski sebagian besar dari mereka konglomerat
bermobil mewah, punya rumah megah,
dan ikhlas pegat dengan bini tua
demi memiliki yang ditawarkan pemilik warung
yang cantik parasnya
yang antik hatinya

Sayang berjuta sayang
yang ditawarkan nona bermilyar pesona itu
ibarat sepatu Cinderella, yang cuma sebelah
dan hanya cocok dengan pemiliknya

Tertulis jelas di etalase warungnya
Sedia: Kala
Sedangkan di bawahnya
nampak kenang-kenang yang mustahil terlupa

“Maaf, hanya mantan saya yang bisa memilikinya.”
jawab gadis itu, bikin hati remuk para jomblo hingga duda.

Suatu kali mantan yang ia rindu melintas
dan berhenti sejenak untuk mencari tahu
apa gerangan yang membuat para lelaki berkerumun
di depan warung bertuliskan Sedia: Kala itu

Ketika melihat gadis itu
sang mantan pergi buru-buru
sembari di batin menggerutu:
“Bego, balikan pun takkan pernah membuat kita
kembali seperti sedia kala!”

Bekasi, 21 Oktober 2016
Norman Adi Satria

*Pegat (bahasa Jawa): Cerai

Masukkan alamat Emailmu.

Join 3,703 other followers

Komentar

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: