Iklan
Normantis Update

Penjual Bakso – Puisi Joko Pinurbo

Karya: Joko Pinurbo

Penjual Bakso - Puisi Joko Pinurbo

PENJUAL BAKSO
Karya: Joko Pinurbo

Hujan-hujan begini, penjual bakso
dan anaknya lewat depan pintu rumahku.
Ting ting ting. Seperti suara mangkok
dan piring peninggalan ibuku.

Berulang kali ting ting ting, tak ada
yang keluar membeli bakso. Tak ada
peronda duduk-duduk di gardu.
Semua sedang sibuk menghangatkan waktu.

Aku tak ingin makan bakso, tapi tak apalah
iseng-iseng beli bakso. Aku bergegas
mengejar tukan bakso ke gardu ronda.
Bakso! Terlambat. Penjual bakso
dan anaknya sedang gigih makan bakso.

Air mata penjual bakso menetes
ke mangkok bakso. Anak penjual bakso
tersengal-sengal, terlalu banyak menelan bakso.
Kata penjual bakso kepada anaknya,
“Ayo habiskan bakso kita, Plato. Kasihan ibumu.”

Mereka yang makan bakso, aku yang muntah bakso.

(2004)
Joko Pinurbo
Buku: Selamat Menunaikan Ibadah Puisi

Iklan

Video Normantis

KARYA TERBARU

EDISI SPESIAL HARI KEMERDEKAAN REPUBLIK INDONESIA

Masukkan alamat Emailmu.

Bergabunglah dengan 4.158 pengikut lainnya

1 Comment on Penjual Bakso – Puisi Joko Pinurbo

  1. Reblogged this on Puisi Joko Pinurbo and commented:

    normantis.com

    Suka

Komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: