Normantis Update

The First Supper (Perjamuan Pertama Yesus dan Murid-muridnya) – Puisi Norman Adi Satria

Karya: Norman Adi Satria

THE FIRST SUPPER
(Perjamuan Pertama Yesus dan Murid-muridnya)
Karya: Norman Adi Satria

Ini kali pertama mereka berkumpul,
Yesus dan keduabelas muridnya.

Matius merasa canggung,
dia seorang pemungut cukai,
yang dibenci semua Yahudi.
Kini harus makan bersama memecah roti.

Simon dan Andreas
merasa rendah diri,
mereka hanya seorang nelayan,
tak pernah sebelumnya dapat undangan makan.

Yesus mengetahui isi hati mereka.
Lalu dia berkata,
“Aku hanya anak seorang tukang bangunan.
Tak usah segan.”
Mendengar itu mereka memulai makan.

Suasana begitu cair,
meski suku-suku bangsa mereka
saling bertengkar di luar sana,
mempertahankan dendam purba
yang tak kunjung usai
dan kesombongan turun-temurun karena martabat nenek moyang.
Ini kali pertama mereka bisa tertawa lepas,
tanpa ada kecurigaan suku.

“Ada yang tak berawal dan tak berakhir, itulah Tuhan.
Namun, perjamuan macam ini
pasti akan ada ujungnya juga.”
kata Yesus membayangkan
perjamuan terakhir
yang akan terjadi tiga tahun kemudian
sebelum dia disalibkan.

Namun murid-murid tak mengerti.
Bahkan Yudas Iskariot pun
tak pernah mengira
dirinya akan menjalani
peran seorang penghianat.
Dan Simon tak pernah menduga
dirinya akan menjadi seorang pendusta.

(2010)
Norman Adi Satria

Masukkan alamat Emailmu.

Join 3,724 other followers

%d bloggers like this: