Normantis Update

Sajak Ombak dan Waktu – Norman Adi Satria

Karya: Norman Adi Satria

OMBAK DAN WAKTU
Karya: Norman Adi Satria

Lelaki itu ke pantai
mencari bangunan rumah sederhana
dan dua ekor penyu
yang pernah dibuatnya
dari pasir dulu.

Rumahnya telah roboh
dan penyunya telah lama hilang.

Sayup dia dengar dari kejauhan,
seorang lelaki lain seumurnya
berbicara pada anaknya
dengan nada sangat bangga,
“Dulu ayah pernah membuat Bulldozer dari pasir,
melindas rumah sederhana milik orang miskin
yang tak mengerti apa-apa soal hukum
yang terlalu percaya pada penegak hukum.
Dan ayah juga pernah membuat patung seorang pemburu,
yang sekali libas langsung mendapat dua penyu.”

Lelaki pertama hanya tersenyum,
memandang ombak dan camar,
sambil bergumam,
“Dan semuanya sirna
oleh ombak dan waktu.
Hanya tersisa:
dulu.”

Jakarta, 19 September 2013
Norman Adi Satria

Masukkan alamat Emailmu.

Join 3,725 other followers

%d bloggers like this: