Normantis Update

Suami dari Seorang Istri (Pelacur) – Puisi Norman Adi Satria

Karya: Norman Adi Satria

SUAMI DARI SEORANG ISTRI
Karya: Norman Adi Satria

“Selamat malam, sayang.
Selamat jalang.”
Lagi-lagi ucapan itu harus menetas
sebagai sebuah rutinitas
yang tiada pernah bangkitkan ikhlas.
Kerna mana mungkin seorang suami
mengikhlaskan sang istri
keringatnya mengucur
sebagai seorang pelacur?
Apalagi pelanggan malam ini
adalah mantan pacar istrinya sendiri;
sesuatu yang tak pernah bisa ditolak
lantaran profesionalisme memang menuntutnya
tak pilah-pilih pelanggan.

Di pelataran hotel
sang suami masih menunggu
istrinya yang tengah berjibaku,
meleburkan napsu
dengan lelakinya dulu:
senggama yang mungkin saja sebuah nostalgia,
senggama yang mungkin saja lebih memuaskan dari dirinya,
senggama yang mungkin saja bangkitkan asmara.
Inilah kali pertama lelaki itu cemburu,
desah napasnya kian menggebu.

Namun apa boleh buat
dia memang terlanjur memberi
restu kepada istri
untuk menjalankan profesi
yang sejak dulu dia geluti.
Ya, restu tak melulu
hadir dengan keikhlasan.

Wanita itu sudah melacur sedari remaja
jauh sebelum dia
hadir menawarkan cinta.
Dalam cinta sang lelaki terlanjur berkata
akan menerima perempuan itu apa adanya.
Ya, apa adanya.

(Bersambung)

Bekasi, 11 Oktober 2016
Norman Adi Satria

Masukkan alamat Emailmu.

Join 3,710 other followers

%d bloggers like this: