Normantis Update

Perempuan yang Cemburu – Puisi WS Rendra

Karya: WS Rendra

Mata khalayak terbelalak menonton mereka.
Dan perempuan itu lebih lepas gerakannya.
Musik memancar dari sendi-sendir di tubuhnya.
Dewi Durga menari.
Menandingi tarian Siwa Nataraja.

Para leluhur turun dari alam purba.
Nongkrong di besi-besi palang
tempat gantungan lampu disko.
Melodi bergelora.
Irama menyentak-nyentak.
Gebalau tikus dan kecoak metropolitan.
Jerit copet yang dikeroyok massa.
Erang amarah dan kesakitan korban H.I.V

Sambil menari lelaki itu mendekati ceweknya.
Tangannya terulur.
Hendak meraih pisau di tangannya.
Tetapi perempuan itu menolak.
Ia genggam pisaunya lebih keras
dan ia gelengkan kepalanya dengan tegas.
Rambutnya lebar, liar, terburai.
Lelaki itu terpesona.
Lalu ia menari lebih sepenuh hati.
Musik merasuki darahnya.
Dan ia tertenung. Terpesona pada ceweknya.

Ia meraih pinggang wanita itu.
Ditarik lekat ke tubuhnya.
Keduanya dempet.
Buah dada yang keras
terasa kenyal, rapat di dada lelaki itu.
Napas mereka buru-memburu.
Perempuan itu menengadahkan wajahnya.
Matanya berbinar.
Mata kucing betina.
Mulutnya berbibir penuh
mendesahkan napas yang berbau daging kelapa.
Lelaki itu terpesona.

Dengan gerakan yang manis
dan mulut merekah oleh berahi
perempuan itu menjauh sedikit
dari tubuh kekasihnya.
Cecak jantan dan betina
berkejaran di antara lampu-lampu.
Musik menyundul-nyundul atap
seperti kereta api yang penuh berjejal.

Meluncur sangat cepat
melewati gubuk-gubuk karton warga Jakarta.
Sing – song – Sing – song — Sraaat!
Tiba-tiba perempuan itu melambaikan tangannya.
Pisau berkilat dengan cepat.
Lalu lelaki itu membungkuk.
Darah muncrat dari perutnya.
Ia terpesona.
“Hebat!” gumamnya.

BERANI NONTON VIDEO NORMANTIS? KLIK AJA!

KARYA TERBARU

Masukkan alamat Emailmu.

Bergabunglah dengan 1.783 pengikut lainnya

%d blogger menyukai ini: