Normantis Update

Sajak Menjewer Semut – Norman Adi Satria

Karya: Norman Adi Satria

MENJEWER SEMUT
Karya: Norman Adi Satria

Bocah tiga tahun
menenteng seekor semut hitam
di sela jarinya,
menghampiri ayahnya.

“Ayah, telinga semut dimana sih?”
tanya bocah itu.
“Telinganya tidak kelihatan, Nak. Kenapa?”
jawab ayahnya.
“Aku mau menjewer telinganya,
dia nakal, menggigit pantatku!”
kata bocah itu sambil menggaruk
pantatnya yang bentol.

“Maafkan saja, kasihan,
dia kan makhluk kecil.”
kata ayahnya, bijak.
“Aku pun kecil, tapi ayah
selalu menjewer telingaku?”
jawab anak itu, lugu.

Ayahnya termenung,
meletakkan korannya di meja,
melihat anaknya yang kecil itu
telah menjadi manusia penjewer
seperti dirinya.

Bekasi, 10 September 2013
Norman Adi Satria

Masukkan alamat Emailmu.

Join 3,710 other followers

%d bloggers like this: