Normantis Update

Tahu – Sujiwo Tejo

Karya: Sujiwo Tejo

TAHU
Karya: Sujiwo Tejo

Ini bukan tahu makanan. Ini tahu yang dibaca “tau”. Mudah-mudahan dari sini jelas sudah bahwa kita tidak sedang membahas tahu kediri, tahu Sumedang, tahu tektek, maupun tahu campur.

Tahu isi Sumedang bisa saja termasuk dalam perbincangan, ding. Artinya kita sedang membeberkan segala pengetahuan kita tentang isi kota Sumedang termasuk situasi jalan raya di kota tahu itu.

Tapi tidak. Yang ingin saya kemukakan bukan pengetahuan. Saya malah ingin mengemukakan segala hal yang saya tidak tahu.

@haspahani: jangan bicara lebih banyak daripada yang kita tahu, kawan.

Setuju, Kawan. Makanya, saya ingin ngomong bahwa saya tidak tahu siapa yang lahir lebih dulu: Yang namanya ambulans atau Leonardo da Vinci?

Kalau pembuat lukisan Monalisa itu yang duluan lahir, kenapa si maestro ini juga bikin Codex Leicester, buku yang ia tulis tangan dan hanya bisa dibaca dengan cermin. Persis seperti kita biasa baca “ambulans” dari kaca spion. Dapat ide dari mana dia kalau tidak dari mobil yang harus didahulukan di jalanan itu.

Saya juga tidak tahu, sebenarnya Pak jusuf Kalla sudah berkuasa di Indonesia sejak kapan? Masa’ baru sejak ia menjadi Wakil presiden pada masa kepresidenan pertama Pak SBY? Tapi kok pada tahun 1957, Indonesia memiliki pecahan uang kertas 2. 500 dengan gambar Komodo …binatang langka yang belakangan diperjuangkan IK untuk masuk dalam keajaiban dunia sebagaimana Borobudur?

Ah, Borobudur.

Masukkan alamat Emailmu.

Join 3,725 other followers

%d bloggers like this: