Normantis Update

Prasmanan – Sujiwo Tejo

Karya: Sujiwo Tejo

Untuk menenggang rasa dunia, harus ditunjukkan bahwa makanan dan uang pada dasarnya sama saja. Harus dijaga. Harus ditunjukkan kepada bangsa-bangsa bahwa ungkapan filsuf bangsa Prancis berlaku universal. “Ketika sudah bicara tentang uang, maka agama semua orang sama,” kata Voltaire.

Ya. Harus begitu. Demi tata krama.

Membiarkan khitanan massal tanpa penjagaan masih lumayanlah. Tapi, membiarkan prasmanan massal tanpa kehadiran seorang pun polisi sungguh sangat melukai penduduk belahan dunia lain, terutama bagian dunia yang masih dilanda rasa lapar.

Dan sebagai kelengkapan tata krama internasional, sudah tentu negara mendorong kampus-kampus dan organisasi masyarakat menyelenggarakan diskusi maupun seminar tentang ideologi. Kapitalisme. Sosialisme. Barat. Non-Barat. Harus dikesankan kepada masyarakat global bahwa konflik antarbangsa memang dipicu oleh ideologi dan warna kulit, dan agama. Walaupun kita sudah tahu sama tahu bahwa sumber dari segala sumber konflik itu sejatinya cuma problem ketersediaan makanan. Orang-orang Medan bilang, hidangan dalam pertemuan itu penting. Katanya, ide muncul di atas makan. Saya setuju. Berarti ideologi muncul di atas makanologi.

Untuk menjaga perdamaian dunia, daripada repot-repot diskusi sana-sini tentang potensi konflik antaragama, antarideologi, dan lain-lain, mending fokus ke soal rasio ketersediaan pangan dan jumlah warga dunia.

Dulu katanya para ilmuwan sudah punya jawabnya. Mereka bikin makanan semacam kapsul untuk mengantisipasi membengkaknya jumlah manusia dibanding ketersediaan pangan. Sehari cukup dua atau tiga kapsul per orang.

Nyatanya kapsul makanan itu tak kunjung dimasyarakatkan juga sampai sekarang. Yang dipopulerkan malah tablet. Meski lebih smart dari HP, tablet itu belum bisa dimakan apalagi ditelan.

Sujiwo Tejo
Buku: Republik #Jancukers
Penerbit: Kompas

BERANI NONTON VIDEO NORMANTIS? KLIK AJA!

KARYA TERBARU

Masukkan alamat Emailmu.

Bergabunglah dengan 1.750 pengikut lainnya

%d blogger menyukai ini: