Normantis Update

Hai, Apa Kabar Hatimu? (Part 1) – Puisi Norman Adi Satria

Karya: Norman Adi Satria

Landscape portrait of young beautiful stylish couple sensual and having fun outdoor

HAI, APA KABAR HATIMU? (Part 1)
Karya: Norman Adi Satria

Dia datang, dia datang!
Berjalan perlahan melewati lorong kelas.
Aku akan pura-pura tak melihat
sibuk, sibuk, sibuk, sesibuk-sibuknya
nyerocos dengan gadis-gadis lainnya.
Aku tak ingin melewatkannya:
momen yang selalu sama
setiap paginya
yaitu ketika
dia menyapa.

“Hai, apa kabar?” ucapnya.
“Haah? E..ee…. Baik.” jawabku terbata.

Dingaren! Tumben-tumbenan dia begini!
Begini ini maksudnya begini:
biasanya, dia menyapa bukan dengan kata-kata itu!
Emm, lebih panjang…
Ya.., meski hanya sekata…
tapi….
tapi itu lebih bermakna…
untukku…
meski entah untuknya…

Aku masih ingat kata-katanya yang seperti biasa:
“Hai, apa kabar hatimu?”
dan biasanya aku tak menjawab buru-buru
karena terburu malu-malu.

“Baik… Kamu…? Hatimu…?” jawabku.
Baru kemudian dia pergi berlalu dengan sebuah anggukan
yang guncangannya menggetarkan seluruh jiwaku
kemudian aku terhisap ke dalam lesung pipitnya
yang dalam….
dia memang selalu dalam…
dalem banget bahkan…

Tapi entah mengapa hari ini dia teramat sangat dangkal.
Cetek secetek ceteknya
bagaikan sisa gerimis, nyaris tiris.
Sialnya, dia menyisakan mendung!

Mengapa dia semakin misterius justru ketika menjadi pria biasa?
Ya, biasanya memang dia tidak biasa.
Mana ada pria, mahasiswa, bertanya
tentang kabar hati seorang mahasiswi?
Dosen, dekan, atau rektor pun takkan bertanya soal itu!
Apalagi orangtua murid…

Purwokerto, Januari, 2008
Norman Adi Satria

Masukkan alamat Emailmu.

Join 3,725 other followers

%d bloggers like this: