Iklan
Normantis Update

Janin – Sujiwo Tejo

Karya: Sujiwo Tejo

Maka, cara paling aman mengatasi kehidupan ini adalah main asumsi. Termasuk beranggapan bahwa seluruh janin adalah calon presiden. Praduga bersalah jelas bikin runyam. Tapi praduga jadi presiden jelas lebih asyik.

Nah, sebagai penghargaan terhadap calon presiden di setiap kandungan, presiden definitif harus mau mengalah di jalanan kepada kaum Kartini berbadan dua.

Lho, tapi kenapa hanya calon bayi yang boleh dikhayalkan jadi presiden? Bukankah setiap anak-anak yang telah dilahirkan boleh pula dikhayalkan menjadi orang nomor satu pada akhirnya? Kenapa iring-iringan mobil kepresidenan tidak mengalah kepada anak-anak di jalanan?

Atas dasar itu undang-undang dirombak. Mobil kepresidenan harus mengalah kepada siapa pun warga yang sedang berantakan di jalanan.

Sekarang, ok, mobil kepresidenan sudah mau mengalah. Kalau presidennya nggak mau ngalah? Hadeeeeh… Jelas dalam konteks ini yang dimaksud mobil kepresidenan adalah isinya. Isinya ya presiden. Analoglah, kalau kita mengaku menyayangi daster kan maksud kita juga menyayangi isi daster. Buat apa memuja kain.

Sama halnya kalau seseorang menyebut hubungan Jakarta – Washington pasti maksudnya adalah hubungan antara isi Jakarta dan isi Washington. Itu pun bukan sembarang isi. Saya, misalnya, termasuk yang menuh-menuhi Jakarta, tapi pasti bukan isi Jakarta yang termaksud.

Selanjutnya tak pernah ada protes dari orang-orang yang pernah menjadi presiden di negeri #Jancukers untuk mengalah kepada semua orang di jalanan termasuk kepada perempuan hamil. Sampai suatu hari ada ibu-ibu menggugurkan kandungannya. Yang tak menggugurkan ada juga. Bayi itu sampai lahir di persalinan tapi kemudian diselokankan oleh sang ibu.

“Buat apa kami sebagai presiden menghargai calon presiden, wong ibunya sendiri nggak menghargai?” protes para presiden #Jancukers baik yang sedang maupun yang pernah berkuasa.

Sujiwo Tejo
Buku: Republik #Jancukers
Penerbit: Kompas

Iklan

BERANI NONTON VIDEO NORMANTIS? KLIK AJA!

KARYA TERBARU

Masukkan alamat Emailmu.

Bergabunglah dengan 5.019 pengikut lainnya

%d blogger menyukai ini: