Normantis Update

Sepulang Sibuk – Puisi Norman Adi Satria

Karya: Norman Adi Satria

SEPULANG SIBUK
Karya: Norman Adi Satria

Sepulang sibuk
Ayah membuka pintu gerbang dengan amat perlahan
jangan sampai anaknya dengar ia pulang

Punggungnya yang keram
menyembunyikan satu tangan
ada sesuatu yang tergenggam

Di balik tirai jendela
ia tahu
ada mata kecil mengintip
Mata yang selalu dipaksa menunggu
namun lebih banyak berontak
kemudian terpejam di atas sofa
setubuh-tubuhnya

“Ayah! Itu Ayah!”
teriakan bocah terdengar
bersamaan dengan bunyi gagang pintu
yang dipaksa terbuka
menyusul suara embusan angin
sisa lari bocah yang kini telah
lekat dalam pelukan Ayah

“Ayah membawa sesuatu untukmu…”
“Mainan?”
“Bukan.”
“Jajan?”
“Bukan.”

Anak itu melepas pelukannya
membuka genggaman tangan ayahnya
“Ayah…..” tangis menghentikan ucapnya

Itu sesuatu yang selama ini ditunggu-tunggu: waktu
meski hanya tersisa serpih-serpih
dari yang terpakai di dalam sibuk

“Mau kita apakan ini?”
“Ayah jadi kuda, aku jadi cowboy!”

Ayah merangkak
ditunggangi si anak
tak peduli lagi keram dan encok
belum tentu ada lagi waktu di hari esok

Jakarta, 3 Juni 2016
Norman Adi Satria

Masukkan alamat Emailmu.

Join 3,725 other followers

%d bloggers like this: