Normantis Update

Kutukan Tanduk Rusa – Pramoedya Ananta Toer

Karya: Pramoedya Ananta Toer

KUTUKAN TANDUK RUSA
(Sindiran Kommer Kepada Minke)
Karya: Pramoedya Ananta Toer

Dengan hanya menulis, Tuan Minke, hidup bisa menjadi terlalu pendek. Tuan harus punya jadwal untuk hidup di udara terbuka. Sayang sekali Tuan tak mau ikut berburu denganku. Barangkali Tuan belum pernah melihat bagaimana rusa lari melompat-lompat dan meneleng-neleng mengintip pemburunya. Tanduknya yang indah bercabang-cabang tak dapat menyelamatkan kulit dan jiwanya. Memang indah tanduk itu, apalagi kalau dia sedang lari dengan kepala mendongak ke langit. Keindahan yang sia-sia. Tanduk itu membikin dia tak dapat bersembunyi dalam semak, tak dapat lari di dalam hutan. Tanduk, Tuan Minke, hanya karena tanduknya yang indah binatang ini dikutuk untuk selalu hidup di alam terbuka, di padang terbuka, dan terbuka pula terhadap peluru pemburu. Hanya karena tanduknya yang indah!

Pramoedya Ananta Toer
Buku: Anak Semua Bangsa (Buku ketiga dalam “Tetralogi Buru” – Pramoedya Ananta Toer)
Penerbit: Lentera Dipantara

Masukkan alamat Emailmu.

Join 3,703 other followers

%d bloggers like this: