Iklan
Normantis Update

Puisi Tentang Ayah – Norman Adi Satria

Karya: Norman Adi Satria

TENTANG AYAH
Karya: Norman Adi Satria

Ketika saya SD
Ayah selalu mengantar jemput saya ke sekolah.
Ayah adalah satu-satunya bapak yang naik sepeda,
dan saya satu-satunya siswa
yang pulang membonceng sepeda bapaknya.

Teman-teman saya
sebagian naik mobil
dijemput supirnya;
sebagian naik motor
dijemput ojeknya;
sebagian lagi naik becak
dijemput tukang becaknya;
ada pula yang digendong
digendong pembantunya.

Ayah ibu mereka sibuk kerja,
sedangkan ayah saya sibuk mengurus saya.
Saya tidak tega bilang dia pengangguran,
walau kenyataannya memang dia menganggur.

Di depan gerbang
Ayah biasa menunggu,
tiada yang mengajaknya bicara.
Sekalinya ada hanya bertanya:
hari gini masih ada ojek sepeda?
Dan Ayah tersenyum menjawab:
saya menjemput anak saya,
itu dia yang rambutnya terbelah dua.

Saya tak pernah malu menjadi anak Ayah
yang miskin
yang naik sepeda.
Tapi saya tahu
Ayah malu menjadi bapak saya
karena miskin
karena naik sepeda.
Saya tahu itu.

Suatu kali ada tetes air
tanpa hujan
jatuh di muka saya.
Saya tahu itu
airmatanya.

Bekasi, 9 Desember 2013
Norman Adi Satria

Iklan

BERANI NONTON VIDEO NORMANTIS? KLIK AJA!

KARYA TERBARU

Masukkan alamat Emailmu.

Bergabunglah dengan 5.019 pengikut lainnya

Komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: