Iklan
Normantis Update

Disalib (Crucified) – Kahlil Gibran

Karya: Kahlil Gibran

DISALIB
Karya: Kahlil Gibran

Aku berteriak pada orang-orang, “Aku mau disalib!”
Dan mereka berkata, “Mengapa daramu harus tumpah di atas kepala kami?”
Dan aku menjawab, “Bagaimana lagi kalian akan diagungkan kecuali dengan menyalib orang gila?”
Dan mereka mengikutiku dan aku disalib. Dan penyaliban menentramkan diriku.
Dan ketika aku digantung di antara bumi dan surga, mereka mengangkat kepala mereka mereka yang tidak pernah diangkat.
Namun saat mereka berdiri melihat ke arahku, seseorang berseru, “Untuk apa kau bertobat?”
Dan yang lain berseru, “Mengapa kau mengorbankan dirimu?”
Dan yang ketiga berkata, “Apakah kau berpikir dengan harga diri ini kau membeli kejayaan dunia?”
Lalu kata yang keempat, “Lihat, bagaimana ia tersenyum! Dapatkah derita seperti itu dimaafkan?”
Dan aku menjawab mereka semua:
“Ingatlah senyumku saja. Aku tidak bertobat–atau berkorban–atau mengharapkan kejayaan; dan aku tidak memiliki apa pun untuk dimaafkan. Aku merasa dahaga–dan aku mengharapkan kalian untuk memberikan darahku agar dapat kuminum. Karena apa lagi yang dapat memuaskan dahaga orang gila selain darah sendiri? Aku tolol–dan aku memintamu melukaiku demi mulutku. Aku terpenjara dalam siang dan malammu–dan aku menginginkan pintu menuju malam dan siang yang lebih luas.
Dan kini aku pergi–seperti yang lain, yang telah disalib telah pergi. Dan jangan berpikir kami khawatir akan penyaliban. Karena kami memang harus disalib oleh peria yang lebih besar, antara bumi yang lebih besar dan surga yang lebih besar.”

Kahlil Gibran
Buku: Orang Gila (1918) – Kahlil Gibran


CRUCIFIED
By: Kahlil Gibran

I cried to men, “I would be crucified!”
And they said, “Why should your blood be upon our heads?”
And I answered, “How else shall you be exalted except by crucifying madmen?”
And they heeded and I was crucified. And the crucifixion appeased me.
And when I was hanged between earth and heaven they lifted up their heads to see me. And they were exalted, for their heads had never before been lifted.
But as they stood looking up at me one called out, “For what art thou seeking atone?”
And another cried, “In what cause dost thou sacrifice thyself?”
And a third said, “Thinkest thou with this price to buy world glory?”
Then said a fourth, “Behold, how he smiles! Can such pain be forgiven?”
And I answered them all, and said:
“Remember only that I smiled. I do not atone — nor sacrifice — nor wish for glory; and I have nothing to forgive. I thirsted — and I besought you to give me my blood to drink. For what is there can quench a madman’s thirst but his own blood? I was dumb — and I asked wounds of you for mouths. I was imprisoned on your days and nights — and I sought a door into larger days and nights.
And now I go — as others already crucified have gone. And think not we are weary of crucifixion. For we must be crucified by larger and yet larger men, between greater earths and greater heavens.”

Kahlil Gibran
Book: The Mad Man (1918) – Kahlil Gibran

Iklan

BERANI NONTON VIDEO NORMANTIS? KLIK AJA!

KARYA TERBARU

Masukkan alamat Emailmu.

Bergabunglah dengan 5.007 pengikut lainnya

Komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: