Iklan
Normantis Update

Orang Gila (How I Became A Mad Man) – Kahlil Gibran

Karya: Kahlil Gibran

BERANI NONTON VIDEO NORMANTIS? KLIK AJA!

Orang Gila - Kahlil Gibran

ORANG GILA
Karya: Kahlil Gibran

Kau bertanya bagaimana aku menjadi orang gila. Ini terjado seperti ini: suatu hari, jauh sebelum banyak dewa dilahirkan, aku terbangun dari tidur nyenyakku dan menemukan seluruh topengku telah dicuri — tujuh topeng yang telah kuhias dan kupakai dalam tujuh kehidupan — aku berlari tanpa topeng melalui jalan-jalan yang ramai sambil berteriak, “Pencuri, pencuri, pencuri terkutuk.”

Pria dan wanita tertawa melihatku, dan beberapa di antara mereka berlari ke rumah-rumah mereka karena takut padaku.

Dan ketika aku mencapai pasar, seorang pemuda yang berdiri di atas puncak rumahnya berteriak, “Ia orang gila.” Aku menengadah untuk melihatnya; matahari mencium wajah telanjangku untuk petama kalinya. Untuk pertama kalinya matahari mencium wajah telanjangku sendiri dan jiwaku terbakar dengan cinta pada matahari, dan aku tidak lagi menginginkan topeng-topengku. Dan seolah-olah tidak sabar, aku berteriak, “Diberkatilajh pencuri yang telah mencuri topeng-topengku.”

Jadilah aku orang gila.

Dan aku telah menemukan kebebasan dan keamanan dalam kegilaanku; kebebasan kesendirian dan keamanan dari menjadi mengerti. Karena mereka yang mengerti kita memperbudak sesuatu dari diri kita.

Tapi jangan biarkan aku menjadi terlalu bangga pada keamananku. Bahkan seorang pencuri berada dalam penjara aman dari pencuri yang lain.

Kahlil Gibran
Buku: Orang Gila (1918) – Kahlil Gibran


HOW I BECAME A MAD MAN
By: Kahlil Gibran

You ask me how I became a madman. It happened thus: One day, long before many gods were born, I woke from a deep sleep and found all my masks were stolen — the seven masks I have fashioned and worn in seven lives — I ran maskless through the crowded streets shouting, “Thieves, thieves, the cursed thieves.”

Men and women laughed at me and some ran to their houses in fear of me.

And when I reached the market place, a youth standing on a house-top cried, “He is a madman.” I looked up to behold him; the sun kissed my own naked face for the first time. For the first time the sun kissed my own naked face and my soul was inflamed with love for the sun, and I wanted my masks no more. And as if in a trance I cried, “Blessed, blessed are the thieves who stole my masks.”

Thus I became a madman.

And I have found both freedom and safety in my madness; the freedom of loneliness and the safety from being understood, for those who understand us enslave something in us.

But let me not be too proud of my safety. Even a Thief in a jail is safe from another thief.

Kahlil Gibran
Book: The Mad Man (1918) – Kahlil Gibran

Iklan

EDISI SPESIAL SUMPAH PEMUDA

KARYA TERBARU

Masukkan alamat Emailmu.

Bergabunglah dengan 4.271 pengikut lainnya

Komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: