Normantis Update

Ratapan Minke: Batara Kala dan Annelies – Pramoedya Ananta Toer

Karya: Pramoedya Ananta Toer

RATAPAN MINKE: BATARA KALA DAN KEKASIHKU
Karya: Pramoedya Ananta Toer

Annelies telah berlayar. Kepergiannya laksana cangkokan muda direnggut dari batang induk. Perpisahan ini jadi titik batas dalam hidupku: selesai sudah masa-muda. Ya, masa muda yang indah penuh harapan dan impian–dan dia takkan balik berulang.

Belakangan ini matari bergerak begitu lambat, merangkaki angkasa inci demi inci seperti keong. Lambat, ya lambat–tak peduli jarak yang ditempuhnya takkan mungkin diulang balik atau tidak.

Mendung sering bergantung tipis di langit, segan menjatuhkan gerimis barang sesapuan. Suasana begitu kelabu seakan dunia sudah kehilangan warna-warni selebihnya.

Orang tua-tua melalui dongengan mengajarkan akan adanya dewa perkasa bernama Kala–Batara Kala. Katanya dialah yang mendorong semua saja bergerak semakin lama semakin jauh dari titiktolak, tak terlawankan, ke arah yang semua saja tidak bakal tahu. Juga aku manusia yang buta terharap hari-depan, hanya dapat berharap tahu. Uh, sedang yang sudah dilewati tak semua dapat diketahui.

Orang bilang, apa yang ada di depan manusia hanya jarak. Dan batasnya adalah ufuk. Begitu jarak ditempuh sang ufuk menjauh. Yang tertinggal jarak itu juga–abadi. Di depan sana ufuk itu juga–abadi. Tak ada romantika cukup kuat untuk dapat menaklukkan dan menggenggamnya dalam tangan–jarak dan ufuk abadi itu.

Batara Kala telah menyorong Annelies melalui jarak-jarak, aku sendiri disorongnya melalui jarak-jarak yang lain, makin berjauhan, makin pada tak tahu apa bakal jadinya. Jarak yang semakin luas membentang membikin aku jadi mengerti: dia bukan sekedar boneka rapuh. Barangsiapa dapat mencintai begitu mendalam, dia bukan boneka. Mungkin juga dialah satu-satunya wanita yang mencintai aku dengan tulus. Dan semakin jauh juga Batara Kala menyorong kami berpisah, makin terasa olehku: sesungguhnya memang aku mencintainya.

Pramoedya Ananta Toer

Buku: Anak Semua Bangsa (Child Of All Nation) – Pramoedya Ananta Toer (Buku kedua dalam “Tetralogi Buru” atau “Buru Quartet”)
Penerbit: Lentera Dipantara

BERANI NONTON VIDEO NORMANTIS? KLIK AJA!

KARYA TERBARU

Masukkan alamat Emailmu.

Bergabunglah dengan 1.767 pengikut lainnya

Komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: