Normantis Update

Puisi Cinta Remaja: Di Kampus Soedirman #2 – Norman Adi Satria

Karya: Norman Adi Satria

 

DI KAMPUS SOEDIRMAN 2
Karya: Norman Adi Satria

Baca kisah sebelumnya disini

Pukul tiga lima belas sore
Siaran BMS berganti Mtv
Once mulai memainkan gitar
di sekitar pom bensin
menembangkan syair:
”aku mau mendampingi dirimu
aku mau cintai kekuranganmu
selalu bersedia bahagiakanmu
apapun terjadi
kujanjikan aku ada”

Namun itu sekedar lagu
nyanyian merdu yang amat berlainan
dengan yang ada di depan layar kaca
di ruang tamu rumah kos itu: sendu

Pemudi menangis terisak
Pemuda kembali menyulut kreteknya

“Sudah… Airmata itu jangan mengalir untukku.
Bukan aku yang layak membuatnya terjatuh…
dari matamu..” kata pemuda

Pemudi nyaris tak bisa merangkai kata dalam tangisnya
jemarinya lemas tak sanggup mencubit seperti biasanya

“Aku sudah tidak mau mendengar apa-apa lagi.”
akhirnya bibir tipis itu bersuara

“Ya sudah, aku pam…”
Pemuda tak selesai mengucap pamitnya
“Tapi jangan pergi!”
Sambar sang pemudi

Keduanya terdiam
Once telah berhenti menyanyi
Televisi mati
Burung beo pun belum punya
kata-kata tentang hal ini

2007
Norman Adi Satria

 

BERANI NONTON VIDEO NORMANTIS? KLIK AJA!

KARYA TERBARU

Masukkan alamat Emailmu.

Bergabunglah dengan 1.735 pengikut lainnya

1 Trackback / Pingback

  1. Puisi Cinta Remaja: Di Kampus Soedirman #1 (Keduanya diam, matanya yang saling bicara) – Norman Adi Satria – Puisi Normantis

Komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: